Tukar Uang di BI Dapatnya Rupiah Desain Baru

Tukar Uang di BI Dapatnya Rupiah Desain Baru




Masyarakat yang ingin memiliki uang cetakan baru bisa menukarkan di tempat penukaran yang sudah bekerja sama dengan Bank Indonesia (BI). BI akan membuka layanan penukaran bersama 13 bank di Lapangan IRTI Monas, Senin depan, 5 Juni 2017.

Bank sentral mengungkapkan, masyarakat akan mendapatkan tukaran dengan uang emisi 2016 atau uang kertas dan logam yang baru diterbitkan tahun lalu.

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang BI, Suhaedi mengatakan, BI sudah meminta ke seluruh kantor perwakilan untuk mengutamakan uang baru tersebut.

"Di tempat penukaran, kami mau masyarakat bisa memperoleh lebih banyak lagi, nah tahun 2017 ini Perum Peruri sudah tidak mencetak uang lama, jadi uang baru semua, kami mau uang lebih banyak beredar," kata Suhaedi di Gedung BI, Jumat (2/6/2017)

Dia menyebutkan, saat ini uang baru yang dicetak oleh Perum Peruri adalah Rp 100 triliun. Dengan perbandingan jumlah uang beredar Rp 600 triliun.

"Jadi mau kami keluarkan semua, mereka mencetak kami menerima dan mendistribusikan," ujar dia.

BI bersama kas keliling dan bank, dan kantor bank baik di Jakarta dan beberapa Kota juga melakukan pelayanan penukaran uang.

Suhaedi mengatakan, BI sudah mendistribusikan uang emisi 2016 ke seluruh Kantor Wilayah BI. "Kami mengirimkan sebagian besar adalah uang emisi tahun lalu," kata dia.

Baca juga: Mau Tukar Uang Receh di Monas? Ini Syaratnya

Ini merupakan prioritas untuk segera bisa diedarkan ke masyarakat. Diharapkan bisa mempercepat peredaran. "Masyarakat sekarang banyak yang menunggu untuk memiliki uang cetakan baru ini," ujar dia.

Sekedar informasi, uang emisi 2016 yang baru untuk pecahan Rp 100.000 bergambar Ir. Soekarno dan Dr (HC) Drs. Mohammad Hatta. Kemudian pecahan Rp 50.000 bergambar pahlawan Ir Djuanda.

Uang pecahan Rp 20.000 bergambar Dr. G.S.S.J Ratulangi. Kemudian, untuk pecahan Rp 10.000 adalah gambar Pahlawan nasional Frans Kaisiepo.

Lalu di pecahan Rp 5.000 ada gambar Dr. K.H. Idham Chalid. Di pecahan Rp 2.000 ada pahlawan Mohammad Hoesni Thamrin. Terakhir pahlawan nasional Tjut Meutiah menghiasi uang kertas baru nominal Rp 1.000.

Sementara itu gambar I Gusti Ketut Pudja berada di uang logam pecahan Rp 1.000. Lalu Letnan Jenderal TNI (Purn) Tahi Bonar Simatupang di uang logam pecahan Rp 500. Dr Tjiptomangunkusumo sebagai gambar di uang logam pecahan Rp 200. Pahlawan Nasional Prof. Dr. Ir Herman Johanes ada di uang logam pecahan Rp 100.
Share on Google Plus

About daniel wijaya

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.