Tolak Jual Rumah, Satu Keluarga Dipukuli dan Dilempar ke Jalan

Tolak Jual Rumah, Satu Keluarga Dipukuli dan Dilempar ke Jalan


Jual beli rumah mungkin sudah menjadi hal biasa yang ada di sekitar kita. Tetapi memaksa orang atau keluarga untuk menjual rumahnya dengan tawaran tertentu, bisa jadi hal yang luar biasa. Terutama saat ada proyek tertentu.

Sebuah rekaman video yang cukup mengejutkan beredar, yang menunjukkan satu keluarga dengan tujuh orang anggotanya, di mana mereka diikat di depan rumah mereka kemudian dilempar ke jalan raya di depannya.

Ternyata, kejadian ini berhubungan dengan sebuah proyek yang sedang berlangsung. Di mana keluarga ini menolak menjual rumah mereka kepada pihak pengembang. Lantas apa alasan mereka enggan menjual rumahnya?


Kejadian miris ini berlangsung di Provinsi Shaanxi, China. Dan insiden tersebut terjadi pada tanggal 1 Juli.


Setidaknya tiga orang dewasa dan dua anak terbaring di tanah di desa Qianfeng, daerah Xixiang, kota Hanzhong.

Seorang pria bahkan terlihat dililit dengan lakban di mulutnya, sementara yang lainnya juga terikat dengan tali plastik di sekujur tubuhnya.

Li, menantu keluarga Wu, mengatakan dalam video bahwa ada lima orang dewasa dan tiga anak-anak dilempar keluar rumah.

"Orang-orang menyeret anggota keluarga saya keluar rumah dan melemparkan mereka ke tanah. Mereka menghancurkan ponsel juga," kata Li.

Menurut DW News, juru bicara dewan di Xixiang mengatakan bahwa rumah tersebut ditandai sebagai bagian dari rencana pembaharuan, dan rumah tersebut harus dirobohkan. Pemerintah telah menawarkan keluarga Wu empat apartemen lengkap dan kompensasi uang sebesar 96.000 yuan atau Rp188 juta.

Namun keluarga tersebut meminta lima rumah dengan satu toko, empat tempat parkir mobil dan uang 1.200.000 yuan atau Rp2,3 miliar.

Kedua belah pihak gagal mencapai negosiasi. Dalam akun Weibo resmi dari departemen terkait menyatakan bahwa, sekelompok pria bergegas masuk ke rumah keluarga Wu, dan menghancurkan properti mereka pada pagi hari tanggal 1 Juli.

Dan kini polisi setempat sedang menyelidiki masalah ini, sementara keluarga Wu ditampung di sebuah rumah karena rumah mereka miliki saat ini sedang dalam proses penyelidikan.
Share on Google Plus

About daniel wijaya

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.