Para Miliarder Ini Ogah Wariskan Kekayaan ke Anak Cucu

Para Miliarder Ini Ogah Wariskan Kekayaan ke Anak Cucu

Facebook

Sebuah survei menunjukkan bahwa 68 persen generasi millennial diekspektasikan bakal menerima warisan, namun hanya 40 persen orang tua yang akan benar-benar mewariskan hartanya ke anak mereka.

Hal ini pun ternyata berlaku pula bagi para orang terkaya di dunia. Beberapa dari mereka, sebut saja Bill Gates dan Warren Buffett, memilih untuk mendonasikan kekayaan mereka ke lembaga amal.

Mengutip CNBC, Selasa (11/7/2017), berikut ini adalah para miliarder yang memilih untuk tidak mewariskan harta kekayaan kepada keturunan mereka.

1. Mark Zuckerberg

Ketika Max, putri pertama CEO Facebook Mark Zuckerberg dan sang istri, Priscilla Chan lahir pada tahun 2015 lalu, mereka membuat pengumuman bahwa mereka takkan mewariskan harta kekayaan mereka pada Max.

Sebaliknya, mereka mendirikan yayasan Chan Zuckerberg Initiative yang berkomitmen di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial di seluruh dunia.

"Kami akan memberikan 99 persen saham Facebook yang kami miliki (saat ini bernilai sekitr 45 miliar dollar AS) selama hidup kami untuk memajukan misi (kemanusiaan) ini.

Kami tahu ini adalah sumbang sih yang kecil dibandingkan semua sumber daya dan talenta mereka yang sudah bekerja pada bidang itu, namun kami ingin melakukan apa yang bisa kami lakukan," ujar Zuckerberg. Kekayaan Zuckerberg saat ini ditaksir mencapai 63,5 miliar dollar AS.

2. Bill Gates

Orang terkaya di dunia dan pendiri Microsoft Bill Gates dan sang istri, Melinda, hanya memberikan sedikit harta bagi ketiga buah hati mereka. Saat ini kekayaan Gates diestimasikan mencapai 86 miliar dollar AS.

"Ini artinya mereka harus mencari jalan hidup mereka sendiri," kata Gates pada tahun 2011 silam.
Meski superkaya, namun Gates memandang ketiga anaknya harus mandiri dan tak sepatutnya memperoleh warisan.

Sebaliknya, sebagian besar kekayaan Gates disumbangkan ke yayasan Bill & Melinda Gates yang didirikannya, yang bertujuan untuk memberantas penyakit, kemiskinan, dan kelaparan di seluruh dunia.

Pada tahun 2010 lalu, Gates dan beberapa orang miliarder lainnya meluncurkan gerakan The Giving Pledge. Gerakan ini mendorong lebih banyak miliarder mendonasikan kekayaan mereka untuk kegiatan amal.

3. Chuck Feeney

Feeney memperoleh kekayaan dari jaringan toko bebas pajak (duty free) yang didirikannya, Duty Free Shoppers Group (DFS).

Saat ini Feeney boleh dikatakan bukan lagi miliarder, lantaran kekayaannya merosot dari 8 miliar dollar AS menjadi hanya 2 juta dollar AS.

Penurunan kekayaan Feeney bukan tanpa sebab, karena ia diam-diam mendonasikan sebagian besar kekayaannya untuk kegiatan amal.

Meski tak memperoleh sepeser pun kekayaan sang ayah, namun anak-anak Feeney memahaminya.

"Ini memang (perilaku) eksentrik, namun ia melindungi kami dari orang-orang yang memanfaatkan uang untuk memperlakukan kami secara berbeda.

Ini membuat kami menjadi orang normal," ujar Leslie Feeney Baily, putri Feeney.

4. Warren Buffett

Investor kawakan dan orang terkaya keempat di dunia ini mengatakan pada tahun 2014 lalu bahwa ia akan mewarisi masing-masing 2 miliar dollar AS untuk ketiga anaknya.

Namun, angka tersebut tak ada apa-apanya dibanding kekayaan Buffett yang mencapai 77 miliar dollar AS.

Sebagian besar kekayaan Buffett akan disumbangkan untuk berbagai kegiatan amal. Sebagai salah satu pendiri The Giving Pledge bersama Bill Gates, Buffett berkomitmen mendonasikan lebih dari 99 persen kekayaannya untuk kegiatan amal sebelum ia wafat.

5. Michael Bloomberg

Miliarder dan mantan walikota New York ini berkomitmen untuk tak secara langsung mewariskan kekayaannya yang mencapai 50 miliar dollar AS kepada putri-putrinya. Sebaliknya, Bloomberg berencana berinvestasi di lembaga amal atas nama anak-anaknya.

"Jika Anda ingin melakukan sesuatu untuk anak-anak Anda dan menunjukkan rasa cinta Anda, satu-satunya cara terbaik adalah dengan mendukung organisasi yang menciptakan dunia yang lebih baik bagi mereka dan anak-anak mereka," ujar Bloomberg.

Ia adalah salah satu pendiri The Giving Pledge, bersama dengan Bill Gates dan Warren Buffett.
Share on Google Plus

About daniel wijaya

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.