Cerita Penuh Drama Mengurusi Artis di Balik Kamera

Cerita Penuh Drama Mengurusi Artis di Balik Kamera


Feni Rose harus pintar-pintar menggali rahasia selebriti, sebagai pembawa acara Rumpi.  Namun, Tyas mengatasi itu dengan pendekatan yang persuasif. Ia juga mengajukan beberapa kesepakatan dengan artis yang bersangkutan.

Sebelum selebriti sepakat untuk tampil di Rumpi, kata Tyas, biasanya terdapat kesepakatan apa saja yang boleh dan tidak boleh dibicarakan. Tak jarang kesepakatan itu dibuat secara hitam di atas putih, dengan tambahan materai.

Menurut Tyas, artis-artis muda yang tengah naik daun kerap kali memiliki banyak permintaan agar tak membahas hal yang tak disenanginya. "Padaha semua yang enggak boleh dibahas sudah terbahas di media sosial," ucap Tyas.

Beberapa artis juga punya permintaan khusus, seperti ruang make-up eksklusif yang tak ingin dicampur dengan artis lain.

"Ada yang minta disediain kipas angin, AC, ruang make-up sendiri," ujar Tyas.

Ada pula selebriti yang kerap membatalkan kehadiran, sesaat sebelum program ditayangkan. Alhasil, Tyas dan tim Rumpi mesti memutar otak agar program tetap berjalan.

Perkara bayaran juga jadi salah satu pertimbangan artis untuk datang ke Rumpi. Biasanya artis yang jadi perbincangan dan sorotan akan langsung menaikkan harganya dua kali lipat dan menolak datang jika tak sesuai bayaran.

Tyas mengungkap bayaran artisnya beragam, mulai Rp5 juta sampai Rp80 juta. Bayaran itu disesuaikan dengan rating sang selebriti.

Sayang, Tyas tak ingin mengungkap siapa saja artis yang ‘rewel’ saat diundang.
Drama saat Tayang

Perseteruan yang terjadi saat program tayang langsung di televisi kerap kali menjadi daya tarik program. Ternyata, tidak semua adegan yang berisi marah-marah itu merupakan ‘settingan.’

Tyas menyebut beberapa kali bintang tamu kerap berseteru satu sama lain. Rumpi bahkan pernah harus berurusan dengan kepolisian karena bintang tamunya bertengkar.

"Ada beberapa kali perseteruan dalam set, sampai harus berhadapan pihak kepolisian. Pada saat kasus Vicky Prasetyo dan kasus Jane Shalimar dengan Vanessa Angel, kami harus jadi saksi," tutur Tyas.

Setelah perseteruan itu, Tyas menyebut Rumpi tak pernah lagi mengundang artis yang saling berseteru dalam satu program acara.

Hal ini juga sesuai dengan aturan KPI yang tidak memperbolehkan petemuan dua pihak yang sedang berseteru dalam satu program acara.

Bukan hanya berseteru, kata Tyas, bintang tamu kerap tak bisa menahan emosinya dan memutuskan untuk walkout atau tak lagi melanjutkan penayangan. Walkout itu pernah terjadi saat Rumpi mendatangkan Mayangsari.

Menurut Tyas, sikap artis yang tak menentu itu bisa terjadi karena berbagai hal.
"Pertama, mungkin karena bintang tamunya memang resek, atau ada hal yang dari kami tidak sesuai dengan kesepakatan awal," kata Tyas.


Menjalin Hubungan Baik

Walau kelakukan artis tak menentu, Tyas menyebut dia dan tim Rumpi tetap menjalin hubungan baik dengan para selebriti itu.

Sebab dengan pendekatan yang baik dan melakoni episode sesuai kesepakatan, selebriti tidak akan kapok saat diundang lagi.

Bukan hanya itu, hubungan baik juga bisa menghasilkan berita ekslusif dari berbagai artis.
"Misalnya, ada yang memberikan eksklusif tentang pernikahan diam-diamnya.

Ada juga seperti Saipul Jamil yang cuma mengizinkan Rumpi untuk masuk ke ruangan persidangannya karena kami yang berhubungan baik," kata Tyas.
Share on Google Plus

About daniel wijaya

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.