Ahmad Dhani Jadi Dewan Museum Jakarta, Apa Kata Gubernur Djarot?

Ahmad Dhani Jadi Dewan Museum Jakarta, Apa Kata Gubernur Djarot?



Musisi Ahmad Dhani dikabarkan didapuk jadi salah satu anggota dewan museum Jakarta di era kepemimpinan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno nantinya. Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat pun memberi respon terkait hal tersebut.

"Oh bagus dong, harus disambut gembira, bagus. Saya baru tahu kalau beliau itu juga paham tentang arkeologi, paham tentang kemuseuman, tentang pemikiran-pemikiran positif semuanya harus ditampung, bagus," kata Djarot, Selasa (4/7).

Meski begitu, melansir Detik, Djarot mengatakan Jakarta sebenarnya telah memiliki tim ahli cagar budaya sendiri yang melibatkan para pakar dari berbagai macam universitas, termasuk profesor dari Universitas Indonesia. Pemprov DKI juga tengah mengkaji pengembangan kawasan cagar budaya,
"Dan kita lagi susun ini Pergub tentang penentuan atau pengembangan kawasan cagar budaya di Sunda Kelapa, Pasar Ikan, sampai dengan Kota Tua. Dengan seperti itu maka kita punya guidance, pedoman, kawasan-kawasan seperti itu ke depannya mau seperti apa," ucap Djarot.

"Jadi kalau mau ada Pak Ahmad Dhani ya, oh bagus. Artinya beliau punya ketertarikan, punya disiplin ilmu tentang masalah permuseuman, arkeolog ya, bagus," lanjut Djarot sambil tersenyum. Sebelumnya, Ahmad Dhani sempat menyebut jika Gubernur DKI Jakarta terdahulu belum mengerti soal museum.

"Saya? Gubernur terdahulu, nggak apa-apa. Orang dia lebih ahli kok. Tanya aja pada ahlinya, beliau lebih ahli, tanya dia," tambah Djarot.

Ahmad Dhani memang menggagas dewan museum di Jakarta dan ada Wakil Ketua DPR Fadli Zon yang juga jadi anggotanya. "Dewan museum tentunya isinya pakarnya lah, ahli-ahli dalam dunia kemuseuman lah. Saya sama Fadli Zon adalah orang yang paling ahli di Jakarta dalam urusan museum," kata Dhani.
Share on Google Plus

About daniel wijaya

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.