Video - Dipukul Pakai Sapu Lidi, Perampok Ini Balas Pakai Tembakan. Mahasiswi Tewas Bersimbah Darah

Video - Dipukul Pakai Sapu Lidi, Perampok Ini Balas Pakai Tembakan. Mahasiswi Tewas Bersimbah Darah

SEBARKANBERITA


Perampokan hingga Tewaskan Seorang Mahasiwi

TANGERANG - Setelah seorang pengendara mobil Toyota Innova ditembak di SPBU Daan Mogot, Jakarta Barat, aksi nekat kawanan perampok kembali terjadi di Tangerang.

Kali ini korbannya  seorang mahasiswi di Tangerang.

Seorang mahasiswi yakni Italia Chandra Kirana Putri (22) tewas akibat ditembak perampok di kediamannya pada Senin (12/6/2017).

Insiden berdarah tersebut sempat terekam CCTV di sekitar lokasi kejadian.

Peristiwa itu berlangsung di Jalan Gunung Raung Blok B 6 No. 14 RT 02 / RW 10 Perumahan Bugel Indah, Kelurahan Bugel, Kecamatan Karawaci, Tangerang.

"Hasil rekaman CCTV sudah kami periksa dan didalami lagi," ujar Kapolsek Karawaci, Kompol Munir kepada Warta Kota, Senin (12/6/2017).

Dari rekaman tersebut, terlihat dua orang pelaku keluar dari rumah korban. Mereka berlari ketakutan lantaran aksinya itu diketahui korban.

Pelaku terlihat tidak mengenakan penutup wajah. Satu orang memakai helm dan jaket.
Sedangkan satu lainnya mengenakan baju warna abu - abu. Mereka hendak kabur menaiki sepeda motornya berwarna biru.

"Maling... maling... maling..." suara korban terdengar nyaring mengejar pelaku.
Sepeda motor yang ditunggangi pelaku sempat terjatuh. Kemudian korban membawa sapu lidi memukulnya.



"Dooorrrr..." letusan senjata api menggaung di tempat kejadian perkara.

Korban ditembak pelaku dari jarak dekat. Mahasiswi itu pun tumbang berlumuran darah.
Lalu kedua pelaku segera tancap gas melarikan diri. Keluarga korban yang melihat kejadian itu menangis histeris.

"Tolong... tolong... tolong..." tangis meledak dari keluarga korban.

Menurut Munir, tidak ada harta benda yang berhasil dibawa kabur oleh pelaku.

"Korban ditembak dari jarak sekitar 1,5 meter," ucapnya.

Polisi pun masih mencari tahu senjata api jenis api yang digunakan oleh pelaku. Hingga kini jenazah korban masih dilakukan otopsi guna kepentingan lebih lanjut.

"Diduga senjata rakitan, tidak ditemukan selongsong peluru di lokasi kejadian. Menunggu hasil otopsi, proyektil kemungkinan masih bersarang di tubuh korban," kata Munir.


photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
 http://adukiukiu.com/
 http://www.inidewa365.org
 https://goo.gl/gPJim5
Share on Google Plus

About sebarkanberita

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.