Sungguh Tragis, Begini Dampak Buruk Sampah Bagi Satwa di Alam Liar

Sungguh Tragis, Begini Dampak Buruk Sampah Bagi Satwa di Alam Liar

SEBARKANBERITA


Sungguh Tragis, Begini Dampak Buruk Sampah Bagi Satwa di Alam Liar

Sampah menjadi satu di antara alasan penyumbang mengapa planet bumi yang kita tempati semakin buruk.

Kegiatan merusak alam lainnya seperti pembalakan liar yang terus-menerus, pembuangan limbah sembarangan, dan masih banyak lainnya menjadi faktor yang menjadikan lingkungan tempat tinggal kita tak lagi hijau seperti sedia kala.

Apalagi bisa dikatakan hutan di Kalimantan semakin gundul akibat beragam kegiatan seperti eksploitasi pembukaan lahan sawit, penebangan liar, pertambangan dan lain-lain.

Meski ada banyak orang yang mengira aktivitas ini sebagai tindakan yang biasa, namun dampaknya sangat mengerikan untuk bagi lingkungan dan satwa di alam liar.

Kini sampah pun semakin membludak, tak hanya di hewan di daratan yang terkena dampak namun juga satwa di laut dan udara juga merasakannya.

Seperti beberapa gambar berikut ini memperlihatkan bagaimana satwa-satwa mengalami nasib buruk lantaran terjerat limbah plastik atau termakan plastik.

Simak foto-foto berikut ini yang dilansir dari berbagai sumber, menunjukkan bagaimana satwa di alam liar menjadi korban akibat limbah yang dibuang manusia.

- Tubuh kura-kura ini mengalami pertumbuhan tak sempurna karena tersangkut limbah plastik


- Isi perut bangkai burung ini penuh dengan sampah plastik yang dikira merupakan makanan

Dampak Buruk Sampah

- Bagian leher singa laut ini terluka akibat terjerat jaring


- Hiu hingga mati lantaran terjerat jaring di lautan


- Paruh angsa ini juga tersangkut oleh limbah plastik


- Tupai mungil ini mengira plastik yang ia temukan adalah makanan dan akibatnya sampah tersebut tersangkut di mulutnya.


- Tanduk rusa ini pun tersangkut sampah plastik




photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
 http://adukiukiu.com/
 http://www.inidewa365.org
 https://goo.gl/gPJim5
Share on Google Plus

About sebarkanberita

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.