3 Tahun Menjalin Hubungan, Wanita Ini Bongkar Perilaku Kejam Sang Kekasih Selama Berpacaran!

3 Tahun Menjalin Hubungan, Wanita Ini Bongkar Perilaku Kejam Sang Kekasih Selama Berpacaran!

SEBARKANBERITA



Pepatah mengatakan "cinta membutakan mata dan melumpuhkan logika", tetapi jika sudah menyangkut kekerasan fisik apakah masih dinamakan cinta?

Penyiksaan dalam sebuah hubungan tak hanya terjadi dalam rumah tangga (KDRT), tetapi kini banyak anak muda yang masih menjalin kisah asmara sebatas 'pacaran' harus mengalami hal mengerikan tersebut.

Mengejutkan memang jika melihat banyak remaja wanita harus mengalami penganiayaan oleh orang terdekat bahkan terpercaya.

Sudah tecinta jadi alasan banyak muda mudi memaafkan kelakukan keji pasangannya dan memilih bungkam atas kekerasan yang dianggap masih batas wajar.

Beberapa wanita yang mengalami kekerasan dalam berpacaran memilih untuk diam dengan dalih agar hubungan asmara keduanya tak berakhir, serta harapan perubahan sikap dari pelaku kekerasan yang tak lain adalah orang yang dicintainya.

Sementara sebagian wanita lain merasa takut untuk menceritakan tindak kekerasan tersebut kepada orang lain.

Sayangnya kasus ini kembali memakan korban, yakni Shayne Baldoza.



Setelah hubungan keduanya berakhir Shayne Baldoza akhirnya membongkar tingkah laku kekasih yang kini telah menjadi mantannya tersebut.

Dengan segala keberanian yang dimilikinya, Shayne Baldoza akhirnya membuka mulut dan membagikan kisah mengerikan yang dialami selama berpacaran dengan mantan kekasihnya selama 3 tahun.

Menurut keterangannya, penyiksaan tersebut selalu dimulai dengan permasalahan sepele yang berujung pada kekerasan fisik dan perkelahian hebat.

Ia juga menambahkan bahwa mantan kekasihnya itu mudah tersulut emosi ketika berhadapan dengannya.

Hingga akhirnya, perempuan asal Filipina tersebut memberanikan diri mengunggah pengalaman buruknya itu ke akun jejaring sosial Facebook pribadinya.

"Aku telah menutup mulut untuk waktu yang lama, dengan pikiran bahwa kamu akan berhenti berbicara bohong terhadap teman-temanmu tentang aku, dan membuat mereka percaya bahwa hubungan ini berakhir karena kesalahanku dan kamu tetap menjadi "pria baik" di mata mereka," tulisnya.

"Namun kenyataannya kamu nggak kaya gitu. Aku akan mengatakan kepada semua orang cerita yang sebenarnya di balik luka memar yang aku miliki, ini semua aku dapatkan dari kelakuan kasarmu," lanjutnya.

Seperti yang diberitakan oleh viral4real, keduanya telah bersama selama tiga tahun.

Shayne mengklaim bahwa mantan kekasihnya secara verbal dan fisik memikulinya.

Hal ini dipicu karena kecemburuan dan permasalahan kecil hingga berujung pada kekerasan.
Selama ini Shayne menoleransi segala perlakukan mantan kekasihnya itu selama tiga tahun lamanya, semata-mata agar hubungan keduanya tak berakhir.

"Kita sudah berpacaran selama tiga tahun dan kamu adalah pacar pertamaku. Aku mengenalkanmu pada keluarga besarku, dan mereka menerimamu dengan sepenuh hati.

Aku tak menyangkal kalau akau bukanlah tipikal seorang wanita sempurna, aku egois, aku memiliki banyak kekurangan dan aku juga sangat menyebalkan ketika cemburu atau marah.

Itu semua karena aku nggak tahu bagaimana mengkontrol hubungan kita.

Aku telah menjelaskan padamu berulang kali bahwa aku akan kesakitan setiap kali merasa khawatir juga gelisah.

Aku kira kamu mengerti, tetapi aku salah.

Kamu mulai melakukan tindak kekerasan kepadaku secara langsung, berubah menjadi posesif, aku bahkan nggak boleh jalan-jalan besama teman-temanku.

Bahkan kamu memanggilku dengan sebutan-sebutan buruk

Aku terima semua perlakukan itu, meski jauh di dalam hatiku aku sangat sedih dengan perkataanmu itu.

Itu menyakitkan ketika tahu bahwa aku mencurahakan seluruh cintaku padamu, aku memberikanmu seluruh waktuku, usahaku semata-mata agar kamu merasa percaya kalau aku nggak akan selingkuh dari kamu.

Aku bahkan rela menyingkirkan teman-temanku hanya untuk kamu percaya bahwa aku sangat mencintaimu dan tak akan membiarkan kamu khawatir setiap kali aku bersama mereka.

Aku mengorbankan banyak hal supaya hubungan ini terselamatkan," jelasnya.

Salah satu hal yang dipertimbangkan oleh Shayne untuk berani menceritakan hal ini setelah mantan kekasihnya membuat fitnah mengenai dirinya hingga merusak citra baik dirinya juga keluarga.


Setelah berita ini diturunkan kekasih Shayne yang bernama Patrick John Santiago (PJ Santiago) mengirimkan pesan dan mengatakan bahwa tak seharusnya hubungan keduanya berjalan selama itu.
Kini PJ telah menonaktifkan Facebooknya, tetapi teman-teman Shayne memaksanya untuk membawa kasus tersebut ke ranah hukum.

Hal ini menjadi pelajaran bagi kita semua guys, mumpung masih ditahap pacaran kenali baik-baik pasanganmu karena kamu terlalu berharga untuk mendapatkan perlakukan seperti ini.


photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
 http://adukiukiu.com/
 http://www.inidewa365.org
 https://goo.gl/gPJim5
Share on Google Plus

About sebarkanberita

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.