Sidang Pembacaan Putusan Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama ( AHOK ) Hakim Larang Pengunjung yang Hadir Teriakan Takbir

Sidang Pembacaan Putusan Terdakwa Basuki Tjahaja Purnama ( AHOK ) Hakim Larang Pengunjung yang Hadir Teriakan Takbir

SEBARKANBERITA



JAKARTA – Ketua majelis hakim Dwiarso Budi Santiarto yang membuka jalannya sidang pembacaan putusan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama, meminta pengunjung sidang di Auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan untuk tertib.

Dianya meminta pihak keamanan untuk mengusir pengunjung yang membuat keributan.

"Sebelum kami bacakan bergiliran, kami ingatkan kepada pengunjung sidang khusus pembacaan vonis kami mohon ketertiban tidak perlu dikomentari, yel-yel atau takbir," kata Hakim Dwiarso dalam
peridangan.

Menurutnya sesuai dengan peraturan yang sudah dibacakan dan disepakati, majelis hakim ingin agar pembacaan putusan dan pertimbangan bisa didengar secara utuh.

"kita dengarkan, supaya kita yang hadir disini bisa mendengarkan pertimbangan majelis secara utuh," katanya.

Dengan tegas Hakim Dwiarso tidak segan untuk mengusir pengunjung yang tidak tertib keluar ruangan sidang.

"Kami ingatkan kalau ada yang membuat kegaduhan saya harapkan petugas keamanan untuk dikeluarkan. Setelah sidang ditutup mau berkomentar silahkan," kata Hakim Dwiarso.

Amankan Sidang Vonis Ahok, Polri dan TNI Harus Kerahkan Pasukan Sebanyak ini

Sejumlah polisi membentuk kelompok kecil di sebelah ruang auditorium Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Senin (8/5/2017).

Tidak hanya polisi, beberapa personel Tentara Nasional Indonesia juga ikut dalam kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Jakarta Selatan, Kombes Pol Iwan Kurniawan.

Beberapa simulasi dilakukan.

Pengamanan sidang kasus dugaan penodaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama biasa disapa Ahok jadi pijakan.

Sebab, agenda sidang hari ini adalah pembacaan vonis hakim terhadap Ahok.

"Baru saja kita melaksanakan tactical wall game dalam rangka rencana pengamanan sidang terakhir besok dengan agenda pembacaan putusan," ujar Iwan seusai memberikan arahan.

Menurutnya, pengamanan sidang Ahok terbagi dalam empat ring.

Pola ini biasa digunakan tim saat mengamankan sidang Ahok sebelumnya.

"Pengamanan seperti biasa pola ring 1 sampai 4. Ring 1 dalam ruang sidang, ring 2 luar ruang sidang tapi dalam gedung, ring 3 di area gedung Kementan, dan ring 4 di jalan luar," terang Iwan.

Meski dengan pola yang sama, jumlah personel pada sidang terakhir ini akan empat kali lipat lebih banyak dibanding sidang sebelum.


Biasanya, polisi menerjunkan sekitar 3 ribu hingga 4 ribu personel mengawal sidang Ahok.

Namun khusus besok (hari ini), jumlah polisi juga TNI yang bakal mengawal jalannya sidang berkisar 14 ribu.

14 ribu ini diturunkan untuk mengantisipasi kericuhan yang kemungkinan terjadi besok.
Ribuan pendemo diprediksi memadati areal sidang di Gedung Kementerian Pertanian.

"Dari mereka ribuan ya. Menurut pemberitahuaanya tapi jumlahnya tidak pasti," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rikwanto di kesempatan terpisah.

Polisi juga akan menjaga ketat sejumlah fasilitas umum. Bukan hanya Gedung Kementerian Pertanian yang akan mendapatkan pengamanan maksimal, namun sejumlah mall, kantor pemerintahan dan kejaksaan juga akan diturunkan.

"Fasilitas umum seperti Cilandak Town Square, Blok M, Pondok Indah Mall, kantor pemerintah, kejaksaan, kita amankan," ujar jelas Iwan.

Polisi mengamankan sejumlah tempat-tempat yang lokasinya cukup jauh dari lokasi sidang untuk menghindari potensi kerusuhan.

Polisi juga akan disebar di sejumlah titik jalan menuju Kementerian Pertanian. Polisi akan mulai menjaga gedung Kementan malam ini.

Sterilisasi areal sekitar lokasi sidang akan dilakukan sejak semalam

Untuk memastikan keamanan perangkat sidang seperti hakim dan jaksa, pihak kepolisian akan mempersiapkan prosedur khusus.

Pihak kepolisian menyiapkan kendaraan khusus untuk hakim jika terjadi serangan dari demonstran yang tidak puas.

"Kalau darurat ada rencana untuk menyelamatkan diri. Kalau ada hal seperti ini sudah kita siapkan," ujar Rikwanto.

Pihak kepolisian telah menyiapkan mobil Baracuda untuk mengevakuasi hakim. Namun jika tidak terjadi kericuhan, hakim tetap akan menggunakan mobil dinasnya sendiri.

Pengamanan hakim merupakan prosedur standar dari pihak kepolisian. Sehingga pihak kepolisian telah mengantisipasi hal ini.

Rencananya mulai malam ini Gedung Kementan telah disterilkan dan ditutup. Penutupan dilakukan mulai pukul 22.00 WIB.

Pada waktu tersebut, polisi akan mulai menaruh peralatan dan kendaraan taktis untuk pengamanan sidang.

Pihak kepolisian juga akan dibantu oleh pasukan TNI sebanyak lima Satuan Setingkat Kompi (SSK). Biasanya satu SSK berkisar 100 orang.

TNI akan diturunkan di sejumlah objek vital.

"Pada saat kita butuh bantuan kita sampai kan ke TNI untuk back up. Pada saat teknis tetap kita yang akan dari polisi yang mengendalikan," jelas Iwan.

Sementara itu, pihak Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) yang selama ini menyuarakan agar Ahok diberi hukuman berat, mengaku siap menerima apapun putusan hakim.

Hal tersebut diungkapkan oleh Koordinator Media Center GNPF-MUI, Erick Yusuf.
Menurut Erick, berdasarkan arahan dari Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir, pihaknya percaya pada seluruh keputusan hakim.

"Intinya kita telah berdoa bersama meminta hakim untuk menjaga independensinya dan jauh dari intervensi. Jadi kami serahkan kepada mereka," ujar Erick.

Erick juga mengatakan bahwa pihaknya tidak meminta anggotanya untuk turun menghadiri sidang Ahok.

"Kalau dari GNPF-MUI, jelas arahannya bahwa besok tidak ada pengerahan massa," tambah Erick.
Senada dengan GNPF-MUI, Forum Betawi Rempug (FBR), juga tidak akan mengerahkan massa yang banyak pada sidang Ahok. Pihaknya hanya akan menurunkan massa dalam jumlah sedikit.

"FBR besok turun hanya 20 orang. Kami siap menerima apa saja keputusannya," jelas Ketua FBR, Luthfie Hakim.

Namun Luthfie, tidak melarang anggotanya untuk turun ke jalan besok atas nama individu. Meski secara kelembagaan pihaknya tidak akan turun secara maksimal.



photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
 http://adukiukiu.com/
 http://www.inidewa365.org
 https://goo.gl/gPJim5
Share on Google Plus

About sebarkanberita

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.