Kisah Sri Jalan Kaki ke Jakarta Temui Presiden Jokowi, Nyaris Diperkosa hingga Dikira Gembel

Kisah Sri Jalan Kaki ke Jakarta Temui Presiden Jokowi, Nyaris Diperkosa hingga Dikira Gembel

SEBARKANBERITA


Kisah Sri Jalan Kaki ke Jakarta Temui Presiden Jokowi, Nyaris Diperkosa hingga Dikira Gembel

Penerbangan Presiden Jokowi ke Beijing, China, Sabtu (13/5) siang, sedikit tertunda. Seorang ibu asal Sragen bernama Sri Wahyuni (48) atau yang akrab disapa Sule, menyerahkan hadiah berupa ayam jantan beserta susu kedelai terlebih dulu untuk Jokowi.

Ceritanya, setibanya Presiden dan Ibu Negara Iriana di Base Ops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, mereka masuk ke ruang VVIP.

Sementara itu, pihak protokoler mempersilakan Sri untuk menunggu di ruang tamu. "Nanti Pak Presiden yang mendatangi Ibu," pesan protokler kepada Sri.

Setelah sekitar 10 menit menunggu, Presiden Jokowi keluar dari ruang VVIP. Sri langsung semringah melihat Jokowi. Sri sempat menangis usai bersalaman dengan orang nomor satu di Indonesia itu. "Alhamdulilah, Pak," ujar Sri.

Menggunakan bahasa Jawa, Sri langsung menceritakan perjuangannya untuk bisa sampai bertemu Presiden.

Sri berjalan kaki dari Sragen, Jawa Tengah, ke Jakarta. Dia mulai berjalan pada 21 April lalu. Dia menempuh waktu 14 hari untuk sampai ke Istana Kepresidenan, di Jakarta.

Namun, perjuangan ibu satu anak tersebut belum selesai. Setelah bersusah payah menembus birokrasi Istana, dia baru bisa bertemu Presiden Jokowi pada Sabtu ini, di hari ke‑23 perjuangannya.
Halaman selanjutnya

Keputusannya berjalan kaki menemui Jokowi tersebut merupakan nazar dirinya pada saat Pilpres 2014 lalu.

"Saat kampanye, saya bernazar akan jalan kaki ke Jakarta bertemu Pak Jokowi. Pas Pak Jokowi menang, saya sempat tidak diperbolehkan sama suami karena anak masih kecil. Nah sekarang saya minta izin untuk melunasi nazar saya dan Alhamdulilah ketemu," ujar dia.

Pertemuan Sri dengan Jokowi berlangsung singkat, sekitar delapan menit saja. Di akhir pertemuan, Sri menyerahkan susu kedelai hasil produksinya di Sragen dan seekor ayam jantan kesayangannya kepada Jokowi.

Kepada wartawan Sri mengisahkan pengalamannya selama dalam perjalanan Sragen hingga Jakarta. Ia mengaku tak lupa dengan keberapa peristiwa yang menimpanya. Ia hanya ingat, langkah kakinya saat itu sedang menembus gelapnya malam melewati sebuah terminal bus.

"Ada sopir‑sopir (kelihatannya) sedang minum kopi. Tapi ya kok baunya bukan kopi. Satu orang dari mereka menghampiri saya dan menarik tangan saya," ujar Sri.

Pria‑pria paruh baya itu kemudian berceloteh tidak sopan ke Sri sambil tertawa.

"Ada yang bilang, ayo dimandiin. Nanti mandi bareng‑bareng. Ya Allah, dalam hati saya menangis karena saya tidak sangka perjalanan saya menunaikan nazar, seperti ini," tuturnya.

Beruntung, tarikan tangan pria itu tidak kencang.

Sri lalu berhasil kabur dengan cara berlari. Kakinya semakin bengkak dan lecet setelah berlari itu karena sudah berjalan cukup jauh.

Tidak hanya nyaris diperlakukan tak senonoh, ia juga sering dianggap orang gila oleh orang‑orang yang melihatnya.

"Ya enggak keru‑keruan kata orang itu. Ada yang bilang saya gila, stres, gembel sampai saya dibilang pengemis," ujarnya.

Namun, Sri tetap tabah sampai akhir. Ia tetap fokus kepada nazar yang nyaris tertahan dilakukannya selama lebih dari dua tahun tersebut.

Akhirnya, Sri yang sehari‑hari berprofesi sebagai pelaku usaha kecil menengah di bidang pengolahan kedelai tersebut bisa bertemu dengan Presiden Jokowi di hari ke‑23 petualangannya.

Dia bertemu Jokowi di ruang tamu VVIP sebelum orang nomor satu di Indonesia itu bertolak ke Beijing, China melakukan kunjungan kerja.

Sule juga menghadiahi Jokowi susu kedelai hasil produksinya sendiri beserta ayam jago kesayangannya.

"Alhamdulilah, meski hanya lima menit (bertemu), saya sudah menunaikan nazar," ujar dia.
Tak lupa, Sule juga menyampaikan dukungannya kepada Jokowi untuk maju kembali dalam pemilihan presiden 2019 mendatang.

photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
 http://adukiukiu.com/
 http://www.inidewa365.org
 https://goo.gl/gPJim5
Share on Google Plus

About sebarkanberita

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.