, Gadis Pujaan Menenggak Racun Dan Meninggal Dunia , Pemuda Asal SUMUT Ini Nekat Menikahi Jenazah Kekasihnya . | Berita Terbaru

Gadis Pujaan Menenggak Racun Dan Meninggal Dunia , Pemuda Asal SUMUT Ini Nekat Menikahi Jenazah Kekasihnya .

Gadis Pujaan Menenggak Racun Dan Meninggal Dunia , Pemuda Asal SUMUT Ini Nekat Menikahi Jenazah Kekasihnya .

SEBARKANBERITA


Gadis Pujaan Menenggak Racun Dan Meninggal Dunia , Pemuda Asal SUMUT Ini Nekat Menikahi Jenazah Kekasihnya .

BARRU-Seorang pemuda asal Nias membuat pusing keluarga almarhum kekasihnya yang telah meninggal akibat menenggak racun rumput.

Adalah Ahmad Haedar Saputra Ndraha alias Edi, pemuda asal Sumatera Utara yang merantau ke Parepare, Sulawesi Selatan. Di tempat ini ia berjumpa dengan mahasiswi STIKES Baramuli, Erni.
Keduanya memutuskan menjalin hubungan serius. Rencana pernikahan perlahan disusun.

Bukan hanya perbedaan budaya yang harus disatukan. Perbedaan keyakinan juga menjadi rintangan. Hingga akhirnya Edi, dengan seizin orang tuanya di Nias, memutuskan menjadi mualaf. Makin muluslah rencana memperistri Erni. Waktunya Oktober nanti, maharnya Rp40 juta.

Edi yang kini bekerja di Enrekang, tak sabar menghitung hari. Namun, sebuah telepon dari Erni, Rabu, 1 Februari, bak petir di siang bolong.

“Dia bilang ingin bunuh diri dengan meminum racun rumput,” ungkap Edi menceritakan pembicaraan dengan calon istrinya hari itu.

Edi langsung menghubungi Wati, ibu Erni, calon mertuanya. Setelah itu dia memacu motornya ke Barru. Jarak 181 km ditempuhnya kurang dari empat jam. Berharap dia masih bisa menyelamatkan nyawa Erni.

Baca juga : Video , Inilah Bahaya Dari Cat Kuku ( Kutex) Yang Para Wanita Belum Ketahui !!! Tolong Sebarkan Agar Semua Orang Tau.

Edi masih bisa menemui Erni yang kritis. Dengan setia dia mendampingi calon istrinya.

Hingga akhirnya, Kamis dinihari, 2 Februari, wanita yang baru saja menyelesaikan kuliahnya itu mengembuskan napas terakhir.

“Dia istri saya, dan akan selamanya menjadi istri saya,” kata Edi.
Belakangan, keluarga Erni membantah bahwa anaknya dinikahi Edi.

Kapolsek Temmireng Balusu, Ipda Muhammad Amin, mengunjungi rumah keluarga Erni di Desa Lampoko, Kelurahan Takkalasi, Kecamatan Balusu, Kabupaten Barru, Senin (6/2/2017) pukul 20.00 Wita.

Kakek almarhumah Erni, Syamsuddin saat memberi keterangan mengatakan pihak keluarga besarnya sangat kecewa terkait pemberitaan yang beredar.

"Ada kubaca di koran, mana lagi di Facebook, katanya dinikahi cucuku dalam keadaan sudah meninggal, itu jelas bikinki semua kecewa dan tambah pusing karena tidak seperti itu faktanya," kata Syamsuddin.

Syamsuddin mengaku, kejadiannya sama sekali bukan acara pernikahan.


"Edi memang tinggal terus di samping jenazah Erni waktu itu, bahkan dipeluk peluk karena mungkin cinta sekali."

"Dan kebetulan hari itu pak imam ada, selain itu orang tua angkatnya Edi juga hadir, terus mungkin ada yang lihat Edi bawa cincin, jadi dikira menikah."

Syamsuddin menambahkan dengan kehadiran dirinya juga membuat orang lain semakin yakin bahwa Edi dan Erni betul betul menikah.

"Saya kan pegawai KUA, orang lain kira saya utusan dari KUA untuk hadiri pernikahannya Edi sama Erni, padahal saya hadir karena keluargaka," ujar Syamsuddin.

Syamsuddin menjelaskan kejadian pada hari itu adalah acara pelepasan.




zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: