, Tekad Purna Agnimartanto Pilot Citilink , Mulai Dari Diduga Mabuk saat Hendak Terbang Hingga Zat Psikotropika. | Berita Terbaru

Tekad Purna Agnimartanto Pilot Citilink , Mulai Dari Diduga Mabuk saat Hendak Terbang Hingga Zat Psikotropika.

Tekad Purna Agnimartanto Pilot Citilink , Mulai Dari Diduga Mabuk saat Hendak Terbang Hingga Zat Psikotropika.

SEBARKANBERITA


Tekad Purna Agnimartanto Pilot Citilink , Mulai Dari Diduga Mabuk saat Hendak Terbang Hingga Zat Psikotropika.

Dunia penerbangan Indonesia dikejutkan dengan kasus seorang pilot Maskapai Citilink yang diduga mabuk saat akan menerbangkan pesawat rute Surabaya-Jakarta pada Rabu, 28 Desember 2016.
Pilot yang diketahui bernama Tekad Purna Agnimartanto itu kemudian dipecat

Siapa Tekad Purna Agnimartanto dan rekam jejaknya di dunia penerbangan? Berikut fakta-faktanya.

1. 32 tahun

Tekad lahir tahun 1984 atau 32 tahun. Karirnya tergolong cemerlang, karena di usia yang muda, Tekad bisa meraih pangkat sebagai kapten pilot.

2. Alumnus unhas

Di akun media sosialnya Tekad mencamtumkan diri sebagai alumnus Universitas Hasanuddin (unhas. tekad juga diketahui pernah sekolah di SMA Negeri 17 Makassar. Lulus kuliah tekad sekolah pilot di Australian National Airline College.

3. Tinggal di Bali

Fakta lainnya menyebut Tekad saat ini tinggal di Denpasar Bali.

4. mantan Pilot Air Asia.




Setelah lulus sekolah penerbangan dia memulai karirnya di dunia penerbangan dengan bergabung di maskapai Air Asia Indonesia tahun 2009 lalu.

5. zat psikotropika

Tekad akhirnya berhenti dari Air Asia Indonesia karena tersangkut permasalahan.
Ketika akan berangkat menerbangkan pesawat, pramugari menemukan gelagat aneh dari Tekad. Akhirnya dilaporkan ke Direktur keselamatan lalu berlanjut ke operational control dan penerbangan dihentikan.

Saat diperiksa di darat, diketahui bahwa Tekad menggunakan zat psikotropika. Tetapi, tidak diketahui dengan jelas jenis zat psikotropika apa yang dikonsumsi.

6. Pilot A-320

Dia dilatih dari awal untuk mengendari (pesawat) jenis Airbus A-320. salah satu pertimbangan Tekad diterima di Citilink karena dia memiliki kemampuan dan license pesawat jenis Airbus A-320 yang notabene menjadi armada maskapai pelat merah itu. Sementara, jumlah pilot yang memiliki type rating A-320 sangat terbatas di pasaran.

7. Aneh setelah jadi kapten

Di kalangan teman-temannya sesama pilot Air Asia, Tekad dikenal baik dan tidak bertingkah yang aneh-aneh. Dia baru mulai berulah saat pangkatnya naik menjadi kapten di akhir tahun 2015 lalu.

8. Kantongi lebih dari 5.000 jam terbang

Menurut CEO Citilink Albert Burhan, saat bekerja dengan Air Asia, Tekad sudah mengantongi 4.888 jam terbang. Sementara, dengan Citilink dia sudah membukukan 656 jam terbang sejak bergabung per Maret 2016.

9. Dipecat sebelum investigasi rampung

Manajemen sebelumnya sudah membebas tugaskan Tekad sembari menunggu hasil investigasi terhadap kesehatannya. Namun, belum juga investigasi rampung, manajemen Citilink pada Jumat kemarin langsung memecat Tekad.

10. tiga kesalahan

Wakil Direktur Komunikasi Citilink, Benny Butarbutar berlasan Tekad sudah melakukan pelanggaran yang fundamental, sehingga tidak perlu lagi menunggu hasil investigasi untuk diambil keputusan. Benny merinci ada tiga kesalahan fatal yang dilakukan Tekad:

a. Sesuai dengan UU Ketenagakerjaan nomor 30 tahun 2003, pilot Tekad dianggap ceroboh dan dianggap membahayakan keselamatan penerbangan
b. Melanggar aturan disiplin kerja dengan terlambat datang ke bandara. Idealnya seorang pilot sudah tiba minimal 1 jam sebelum keberangkatan untuk mendapat briefing mengenai jadwal penerbangan
c. Merusak citra dan nama perusahaan
Benny mengatakan alasan Tekad datang terlambat ke bandara karena dia bangun kesiangan. Pengakuan ini, kata dia, diperoleh dari Tekad sendiri.

Usai kebijakan ini, kewajiban lain dari manajemen ke Tekad akan dituntaskan belakangan.

11. Gaji pilot

Telegraph Travel mengungkap gaji seorang pilot pemula berkisar 36.000 Euro dalam setahun.
Hal itu berdasarkan keterangan The British Association Airline Pilots (BALPA).

Balpa juga menyebutkan gaji pilot tersebut kemungkinan akan naik ke kisaran 140.000 Euro dalam setahun atau senilai Rp 1,9 miliar setahun atau Rp 166 juta sebulan


Untuk menempuh sekolah penerbangan, calon penerbang harus mengeluarkan biaya sekitar 80.000 Euro.






zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: