, SUDAH 17 PERAWAN DI AJAK HUBUNGAN BADAN DEPAN ISTERI DEMI ILMU HITAM,MASIH KURANG 32 PERAWAN LAGI | Berita Terbaru

SUDAH 17 PERAWAN DI AJAK HUBUNGAN BADAN DEPAN ISTERI DEMI ILMU HITAM,MASIH KURANG 32 PERAWAN LAGI

SUDAH 17 PERAWAN DI AJAK HUBUNGAN BADAN DEPAN ISTERI DEMI ILMU HITAM,MASIH KURANG 32 PERAWAN LAGI

SEBARKANBERITA


SUDAH 17 PERAWAN DI AJAK HUBUNGAN BADAN DEPAN ISTERI DEMI ILMU HITAM,MASIH KURANG 32 PERAWAN LAGI

JAKARTA – Di beberapa wilayah, ilmu hitam masih kerap dipercaya oleh sebagian masyarakatnya.
Salah satunya yang masih kental dengan hal berbau mistis itu yakni di Nigeria.Namun tak menutup kemungkinan, ternyata di Indonesia juga masih ada orang yang percaya akan ilmu hitam tersebut.Salah satunya pasangan suami istri berikut ini.

Informasi yang berhasil di dapat oleh tim sebarkanberita.com , pasangan suami isteri dari Jambi, ditangkap pihak kepolisian karena terlibat dalam kasus menculik dan memperkosa anak tetangganya yang berusia 15 tahun.

Gilanya lagi, pria yang dikenal sebagai Januri alias Toni (43) memperkosa korbannya di hadapan sang istri.
Hal itu dikatakannya demi memenuhi syarat ilmu hitam yang dipelajarinya.

Padahal, awalnya pihak kepolisian menduga kalau aksi Toni itu berlatar belakang dendam terhadap orang tua gadis tersebut.

Tapi ternyata dugaa itu meleset, karena tujuannya adalah untuk meningkatkan kekuatan ilmu hitamnya.

Juru bicara polisi, AKP Afrito M mengatakanm, menurut keterangan Toni dirinya harus meniduri 32 gadis perawan agar ilmu hitam yang dituntutnya benar-benar sempurna.

Baca juga : Siswi SMP Dijadikan Budak Seks Oleh Kakeknya, Tiap Bercinta Diberi Rp 25 Ribu, Tragis Banget Kisahnya . . 

“Kepada penyidik polisi, dia (Toni) mengaku menuntut ilmu Mego Nondho dan Semar Mesem,” katanya melalui pernyataan yang dirilis pada 18 Januari lalu.

Tambahnya lagi, dua jenis ilmu hitam yang dilakukan oleh Toni itu dipercaya bisa ‘mendatangkan’ harta yang berlimpah ketika syarat-syaratnya bisa dipenuhi.

Bahkan Toni juga mengaku sudah berhasil meniduri 17 anak gadis perawan dan yang terakhir adalah gadis ini.
“Dari pengakuannya, korban adalah berasal dari beberapa daerah mulai dari Lampung sampai ke Jambi,” jelas AKP Afrito.

Kini Toni bersama istrinya Robina sudah ditahan di kantor polisi Mapolres Bungo dan pasangan itu akan didakwa di bawah Undang-Undang Indonesia menurut pasal 81, ayat 1, 76D nomor 35, 2014 tentang perlindungan anak.
Mereka berdua berhadapan hukuman penjara hingga 20 tahun dan denda maksimal 5 miliar rupiah (sekitar RM166,000).

Sebelumnya, gadis itu dilaporkan hilang pada 3 Januari lalu dan sejak itu polisi melakukan penyelidikan sampai mereka berdua ditangkap.


zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: