, Komika Uus Mendadak Ceritakan Masa Lalu Kelam Istrinya | Berita Terbaru

Komika Uus Mendadak Ceritakan Masa Lalu Kelam Istrinya

Komika Uus Mendadak Ceritakan Masa Lalu Kelam Istrinya

SEBARKANBERITA


Komika Uus Mendadak Ceritakan Masa Lalu Kelam Istrinya

JAKARTA - Usai menjadi bulan-bulanan netizen karena cuitannya soal ulama, komika Rizky Firdaus Wijaksana atau yang beken disapa Uus mendadak curhat.

Dalam unggahannya di akun jejaring sosial Instagram @uus__, pria berkepala plontos itu tiba-tiba mengisahkan masa lalu istrinya, Kartika Wijaksana.

Menurut Uus, semua berawal ketika dirinya bosan dengan status jomblo, hingga kemudian dipertemukan dengan sang istri, Kartika Wijaksana, yang memiliki masa lalu pahit.

"Saya bosan dengan kondisi ketika saya single. Saya digosipin sama ini itu untuk keperluan acara. Wah, maap. Saya bukan orang yang segitunya buat nyari nafkah. Yang akhirnya saya dipertemukan sama Kartika," tulis @uus__.

Dalam tulisannya itu, Uus pun mengisahkan masa lalu sang istri, yang ternyata sempat terkena obat-obatan terlarang dan berstatus janda.

Menurut Uus, Kartikalah yang memintanya untuk keluar dari zona tersebut.

Uus pun mengisahkan efek obat yang mendera sang istri, hingga membuatnya merasa gagal dan tidak berguna.

"Tatoan, bandel, sempet terkena obat-obatan, statusnya pun janda, yang minta saya untuk keluar dari zona itu. Orang tuanya sudah lama berpisah dari dia kecil. Kartika bukan orang yang dididik dengan lingkungan yang baik. Saya cuma orang yang kebetulan lewat dan melihat segala ketidak percaya dirian dari dia. Dia butuh bantuan. Saat itu saya sudah mengisi beberapa stasiun tv, dan setiap malam saya harus ke ngejagain dia karena dia sudah berhenti sekitar beberapa bulan sebelum bertemu saya dan kadang efek obatnya suka muncul dan dia sering ngerasa gagal dan ga berguna. Dia butuh disayang :)," tulis akun @uus__.

Dalam unggahan tersebut pula, Uus mengunggah foto dinosaurus jenis Tyrannosaurus Rex yang berkata, "Semangat Kakak Uus."

Uus melanjutkan ceritanya di unggahan kedua.

Dalam unggahan kedua, Uus mengisahkan ketika dirinya dan sang istri semasa pacaran, dirisak sejumlah netizen.

Saat itu, Uus dan sang istri tengan berlibur ke Bali.

Namun setelah mengunggah foto, serangan dari para netizen datang bertubi-tubi.
Bukan hanya itu, netizen tak jarang pula yang bilang Kartika wanita murahan, dan hal itu membuat Kartika sedih.

"Dia cuma pengen disayang, dan dibanggain. Tapi dia udah ga percaya sm cowok. Susah lho ngembaliin percaya diri perempuan yang lama disakitin. Akhirnya kami ke Bali deh liburan sekalian waktu itu ada job disana. Abis upload foto kami liburan ga ada perasaan apapun kalo Kartika bakalan dibully sama yang berhijab. Dibilang murahan lah, cewek apalah, dia jadi sedih, dia cuma bilang "Us, mereka kan baik, pake hijab, kok mulutnya gini?". Yang jadi sulit adalah kondisinya tidak seperti

perempuan biasanya. Emosinya lebih membludak, percaya dirinya juga jelek banget. Wah gimana ya, saya harus cari cara buat negor mereka tapi caranya halus. Bukan buat belain Kartika saja, tapi buat belain perempuan-perempuan lain. Apalagi yang sudah memutuskan untuk hijrah," tulis @uus__.

Kemudian, Uus pun mengisahkan cuitan tentang wanita berhijab penggemar K-pop, yang sempat menggegerkan dunia maya.

"Terjadilah insiden kpop hijabers. Saya tau semua yang berhijab terpanggil karena itu kewajiban. Akhlak bisa belakangan. Tapi tolong, jangan ngerendahin sama-sama perempuan. Karena ga semua latar belakangnya sama. Apalagi lepas dari definisi hijab itu sendiri, hijab itu atribut. Menandakan kalo kamu muslimah. Secara status di masyarakat, di atas perempuan yang ga pake hijab. Disinilah titik perangnya. Saya cuma bilang kalo cewek dugem, kita ga pernah tau agama dia apa, yang jelek cuma dia secara individu, kalo yang pake atribut pasti yang dinilai atributnya juga. Contohlah pake baju dinas terus maen ke hotel, kan yang kena bajunya juga. Intinya saya cuma ngingetin koridor berhijabnya dan jangan sampe lupa kalo sesama perempuan harusnya saling support bukan?" tulis akun @uus__

Uus pun menuliskan bahwa hal yang dilakukan demi Kartika, tidak ada sangkut pautnya dengan fans dan publik, melainkan urusannya dengan Tuhan.

Menurut Uus, tak ada niat sedikitpun dari dirinya untuk mencari sensasi.

"Apa yang saya lakukan demi Kartika, tidak pernah ada sangkut pautnya sama temen-temen semua, cuma urusan saya sama Yang Maha Kuasa. Saya ga pernah niat buat nyari sensasi karena itu bukan keahlian saya," tulis akun @uus__.

Kemudian, Uus pun menuliskan alasannya menikahi Kartika, dengan segala kondisi yang ada di diri wanita tersebut.

"Kenapa saya nikahin Kartika? Karena semua perempuan, apapun statusnya, kondisinya,

kekurangannya, layak untuk disayang. Yang mau nikahin cewek sholehah banyak. Yang mau nikahin cewek bermasalah cuma sedikit. Saya ga bisa nolong semua perempuan di luar sana. Seenggaknya saya bisa nolong satu. Apapun yang kalian tau tentang saya dari media, itu hak kalian untuk percaya kok :)," tulis akun @uus__

Maaf ya temen-temen. Kalo saya jadi public figure yang ga sesuai seperti yang temen-temen harapkan. Mungkin cara pikir saya kadang ga sama seperti public figure lainnya. Maklum, saya ini gabiasa hidup nyaman dari uang. Saya nyaman dari ngelakuin hal yang menurut saya baik. Uang bukan patokan. Saya dulu pemain basket. Gagal. Terus sempet mental breakdown. Nyerah. Doa udah. Usaha udah. Puasa udah. Dikasihnya cidera panjang sampe semua tabungan abis buat fisioterapi. Sempet marah sama semuanya. Tapi hey, ini pelajaran terbesar di hidup saya. Dengan kerja keras, ngelakuin hal yang maksimal, bukan berarti kamu berhak dapet yang terbaik. Dari situ, saya udah ga pengen apa-apa lagi. Dari penyiar radio sampai stand up, saya coba jalanin hidup untuk lebih ikhlas. Berjalan tanpa ngeluh, minim rencana karena rencana Allah pasti lebih baik. (Baca deh tulisan gue disalah satu foto soal mimpi) Akhirnya saya berprinsip. Hidup tidak semata-mata untuk menang. Karena pemenang cuma satu. Yang kalah lebih banyak dari yang menang. Seharusnya yang kalah belajar untuk lebih bisa merangkul. Bukan untuk menang, tapi untuk menerima kalo kekalahan itu menyenangkan. Maka dari itu pilihan-pilihan dalam hidup, kadang saya ga mikir untung rugi. Tapi mana yang lebih mengarah ke kebaikan yang bisa saya lakuin sendiri, tanpa harus ngajak orang karena resikonya kadang mereka ngga tau. Saya bosan dengan kondisi ketika saya single. Saya digosipin sama ini itu untuk keperluan acara. Wah, maap. Saya bukan orang yang segitunya buat nyari nafkah. Yang akhirnya saya dipertemukan sama Kartika. Tatoan, bandel, sempet terkena obat-obatan, statusnya pun janda, yang minta saya untuk keluar dari zona itu. Orang tuanya sudah lama berpisah dari dia kecil. Kartika bukan orang yang dididik dengan lingkungan yang baik. Saya cuma orang yang kebetulan lewat dan melihat segala ketidak percaya dirian dari dia. Dia butuh bantuan. Saat itu saya sudah mengisi beberapa stasiun tv, dan setiap malam saya harus ke ngejagain dia karena dia sudah berhenti sekitar beberapa bulan sebelum bertemu saya dan kadang efek obatnya suka muncul dan dia sering ngerasa gagal dan ga berguna. Dia butuh disayang :) Next -->
A photo posted by LOSER! (@uus__) on

Lanjutan dari yang sebelumnya. Dia cuma pengen disayang, dan dibanggain. Tapi dia udah ga percaya sm cowok. Susah lho ngembaliin percaya diri perempuan yang lama disakitin. Akhirnya kami ke Bali deh liburan sekalian waktu itu ada job disana. Abis upload foto kami liburan ga ada perasaan apapun kalo Kartika bakalan dibully sama yang berhijab. Dibilang murahan lah, cewek apalah, dia jadi sedih, dia cuma bilang "Us, mereka kan baik, pake hijab, kok mulutnya gini?". Yang jadi sulit adalah kondisinya tidak seperti perempuan biasanya. Emosinya lebih membludak, percaya dirinya juga jelek banget. Wah gimana ya, saya harus cari cara buat negor mereka tapi caranya halus. Bukan buat belain Kartika saja, tapi buat belain perempuan-perempuan lain. Apalagi yang sudah memutuskan untuk hijrah. Terjadilah insiden kpop hijabers. Saya tau semua yang berhijab terpanggil karena itu kewajiban. Akhlak bisa belakangan. Tapi tolong, jangan ngerendahin sama-sama perempuan. Karena ga semua latar belakangnya sama. Apalagi lepas dari definisi hijab itu sendiri, hijab itu atribut. Menandakan kalo kamu muslimah. Secara status di masyarakat, di atas perempuan yang ga pake hijab. Disinilah titik perangnya. Saya cuma bilang kalo cewek dugem, kita ga pernah tau agama dia apa, yang jelek cuma dia secara individu, kalo yang pake atribut pasti yang dinilai atributnya juga. Contohlah pake baju dinas terus maen ke hotel, kan yang kena bajunya juga. Intinya saya cuma ngingetin koridor berhijabnya dan jangan sampe lupa kalo sesama perempuan harusnya saling support bukan? Apa yang saya lakukan demi Kartika, tidak pernah ada sangkut pautnya sama temen-temen semua, cuma urusan saya sama Yang Maha Kuasa. Saya ga pernah niat buat nyari sensasi karena itu bukan keahlian saya. Kenapa saya nikahin Kartika? Karena semua perempuan, apapun statusnya, kondisinya, kekurangannya, layak untuk disayang. Yang mau nikahin cewek sholehah banyak. Yang mau nikahin cewek bermasalah cuma sedikit. Saya ga bisa nolong semua perempuan di luar sana. Seenggaknya saya bisa nolong satu. Apapun yang kalian tau tentang saya dari media, itu hak kalian untuk percaya kok :)
A photo posted by LOSER! (@uus__) on
zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: