, Gara-gara Ucapan Ada Bom, Syarifuddin Bikin Panik Bandara Hang Nadim Batam | Berita Terbaru

Gara-gara Ucapan Ada Bom, Syarifuddin Bikin Panik Bandara Hang Nadim Batam

Gara-gara Ucapan Ada Bom, Syarifuddin Bikin Panik Bandara Hang Nadim Batam

SEBARKANBERITA


Gara-gara Ucapan Ada Bom, Syarifuddin Bikin Panik Bandara Hang Nadim Batam

 BATAM - Maksudnya mungkin berseloroh, namun ucapan seorang pria bernama Syarifuddin (40) ini membuat panik Bandara hang Nadim Batam, Senin (30/1/2017) sore.

Penumpang Lion Air dengan nomor penerbangan JT 989 tujuan bandara Kuala Namu, Deliserdang, Sumatera Utara (Sumut) ini pun dibawa oleh petugas AVSEC dan kemudian diamankan oleh TNI Angkatan Udara.

Menurut informasi yang diperoleh, Syarifuddin mengatakan ada bom di dalam kardus miliknya kepada pramugari di dalam pesawat.

Pernyataan ini kemudian ditanggapi serius oleh kru pesawat yang langsung melaporkannya kepada otoritas bandara.

Baca juga : Mencontoh Sikap Pramugari Yang Gendong Seorang Nenek Di Pesawat Jadi Viral Setelah Videonya Di Update!

Pria yang diketahui warga asal Kijang, Tanjungpinang ini sampai saat ini masih menjalani serangkaian pemeriksaan dari Asvec dan TNI AU.

Menurut pemaparan Plt Direktur Bandara Hang Nadim Suwarso mengatakan, pesawat tersebut baru saja  mendarat Senin (30/1/2017) pukul 15.30 WIB dari Pontianak, Kalbar di area  parkir AE-1.
Saat pergantian penumpang melanjutkan perjalanan ke Kualanamu, Syarifuddin memasukan barang berupa kardus miliknya di dalam bagasi.

"Jadi saat ditanya pramugari isinya, dia (Syarifuddin) menjawab ada bom. Pramugari itu langsung memberi tahu pilot. Pilot pun langsung bereaksi dan melaporkan hal itu kepada otoritas bandara," kata Suwarso.

Pilot meminta pihak bandara memeriksa dan mensterilkan semua barang bawaan oleh karena ucapan penumpang itu.

Kasus ini sempat membuat kepanikan di dalam pesawat karena seluruh penumpang disuruh keluar dan seluruh barang bawaan penumpang diperiksa oleh petugas AVSEC Bandara.

Saat petugas memeriksa seluruh barang di pesawat, calon penumpang dibawa ke ruang tunggu A1.
Setelah sterilisasi itu dan pesawat dinyatakan clear dari ancaman bom, pesawa take off pada pukul 18.15 WIB.

Pesawat mengalami penundaan keberangkatan sekitar selama 2,45 jam.

"Jadi memang tadi ditunda karena semua harus clear. Hal-hal seperti ini tidak bisa dianggap main-main, apapun alasannya," imbuhnya.




zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: