, 10 Tahun Sulami Tak Duduk dan Membungkuk , Tubuhnya Berubah Kaku | Berita Terbaru

10 Tahun Sulami Tak Duduk dan Membungkuk , Tubuhnya Berubah Kaku

10 Tahun Sulami Tak Duduk dan Membungkuk , Tubuhnya Berubah Kaku

SEBARKANBERITA


10 Tahun Sulami Tak Duduk dan Membungkuk , Tubuhnya Berubah Kaku

Seorang wanita asal Sragen, Jawa Tengah, menderita penyakit langka yang menyebabkan tubuhnya kaku tak dapat bergerak.

Sudah 10 tahun ini, wanita yang diketahui bernama Sulami itu mengandalkan bantuan dari neneknya yang sudah berusia 90 tahun, untuk beraktivitas sehari-hari.

Kondisi memprihatinkan Sulami tak hanya viral di media sosial, tetapi juga menjadi sorotan media internasional Daily Mail.

Baca juga : Ungkap Kasus Pembunuhan Irma Yani, Tujuh Saksi Diperiksa Salah Satunya Teman Pria Korban.

Wanita 35 tahun itu menderita penyakit langka yang disebut Ankylosing Spondylitis, yakni peradangan yang terjadi pada tulang belakang ataupun area lain di tubuh.

Penyakit ini menyebabkan nyeri punggung, kekakuan dan kelelahan ekstrim.
Sudah 10 tahun Sulami tak dapat duduk ataupun membungkuk.

Ketika ingin berbaring, tubuhnya juga harus direbahkan layaknya manequin.


Untuk berjalan, ia biasanya menggunakan sebuah tongkat. Beruntung nenek Sulami, Sagiyem, terus mengurusnya selama sakit.

Akun Instagram @suisbapeduli.bali juga turut memviralkan kondisi yang dialami wanita yang tinggal di Desa Mojokerto, Kedawung, Sragen itu.

Menurut akun tersebut, bagian tubuh yang masih dapat digerakkan Sulami adalah leher ke atas dan jari-jari tangan.

SHARE #SRAGEN #JAWATENGAH Masya allah.... ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ Repost from @mahasiswamadura Nasib malang menimpa seorang wanita 35 tahun asal Desa Mojokerto Kedawung, Sragen, Jawa Tengah. Wanita bernama Sulami ini sudah berpuluh-puluh tahun terbujur kaku di atas kasur. Karena penyakit langka yang dideritanya, ia bahkan mendapat julukan sebagai "manusia kayu". Sulami sendiri menderita Ankylosing Spondylitis, yaitu penyakit peradangan kronis genetik yang menyebabkan ruas tulang belakang melekat menjadi satu dan membuat tubuhnya kaku. Penyakit ini ia derita sejak kecil hingga pada usia 10 tahun, seluruh tubuhnya kaku tak dapat digerakkan. Hingga saat ini, hanya organ di atas leher dan jari-jari tangan saja yang masih dapat digerakkan. Meski demikian, ia tak putus asa dan terus berusaha untuk bergerak. Dengan dibantu nenek, saudara dan tetangganya, Sulami berdiri dan berjalan dengan menggunakan tongkat seperti robot. Kondisi serupa juga pernah dialami oleh saudari kembar Sulami, Paniyem. Sayangnya, ia meninggal dunia pada empat tahun lalu. Pihak keluarga sempat membawanya berobat, namun keterbatasan biaya menghalangi kesembuhannya. Kisah pilu Sulami pun menuai simpati dari netizen dunia. "Ibuku juga menderita Ankylosing Spondylitis, tapi kami adalah orang Barat jadi dia bisa sembuh. Tapi lihatlah wanita Indonesia ini, ia menderita karena tak ada biaya pengobatan..." tulis seorang netizen dari Daily Mail. "Kasihan sekali, aku saja selalu mengeluh saat punggungku sakit," tulis yang lain. "Seseorang, tolong bantulah dia," tulis yang lainnya lagi.. MASIH MAU MENGELUH?? ๐Ÿ˜ญ Cc @cakbudi_ @green.rose1411 @sedekah.rombongan @ketimbang.ngemis @kangeded @suisbapeduli.jabodetabek #ibu #sakit #manusiakayu #mohondibantu #sedekahrombongan #berita #news #sragen #jawatengah #mojokerto #gubernur #indonesia #puskesmas #rumahsakit
A video posted by SUISBA PEDULI BALI (@suisbapeduli.bali) on


 Saudara kembar Sulami, Paniyem, juga mengalami kondisi yang sama. Namun, Paniyem meninggal dunia ketika berusia empat tahun.


zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: