, Ya ampun , Seorang Ibu Membiarkan Anak Berdiri Di atas Sepeda Motor Yang Sedang Melaju. | Berita Terbaru

Ya ampun , Seorang Ibu Membiarkan Anak Berdiri Di atas Sepeda Motor Yang Sedang Melaju.

Ya ampun , Seorang Ibu Membiarkan Anak Berdiri Di atas Sepeda Motor Yang Sedang Melaju.


SEBARKANBERITA


Ya ampun , Seorang Ibu Membiarkan Anak Berdiri Di atas Sepeda Motor Yang Sedang Melaju.

Sering kali orang tua ‘kalah debat’ dengan anaknya sehingga menuruti apa saja yang diinginkan anak tanpa memikirkan bahaya yang terjadi.

Apalagi jika seorang anak menangis, kebanyakan orang tua langsung menuruti maunya supaya sang anak bisa diam. Padahal ini salah, kelak si anak akan menjadi ‘tangisan’ sebagai senjata jika menginginkan sesuatu.

Sebuah foto yang diunggah oleh Eddo Do’e di sebuah group Facebook ini bisa kita jadikan pelajaran berharga. Dalam postingannya, Eddo menuliskan:

“peringatan untuk ibu² yg lain harap lebih berhati² lagi terhadap anak nya. Jangan sampai teledor dan membahayakan nyawa anak nya sndri. Sekian dan trima kasih S.A.G“

Baca juga : Hiii Serem ! Pemuda Ini Hilang Selama 2 Hari Dan Ditemukan Linglung Dipinggir Hutan , Rupanya Ia diajak "teman-temannya ".......

Terlihat dalam gambar, seorang ibu mengenakan jilbab coklat dan baju hitam sedang mengendarai sepeda motor. Tampak seorang anak berdiri di belakangnya sambil berpegangan pada leher si ibu.

Di depannya ada truk pick up berwarna putih, sementara di belakang si ibu diduga orang yang mengambil foto.

Tentu saja hal seperti ini sangatlah membahayakan anak kita, apalagi saat kita lengah yang menyebabkan badan tidak seimbang.

Mungkin kita juga sudah sering melihat pemandangan seperti ini di tempat kita masing-masing. Utamakan keselamatan buah hati kita, jangan mau kalah dengan ‘tangisannya’.

Jika kamu merasa artikel ini bermanfaat, silahkan bagikan ke temanmu. Semoga kita bisa lebih sadar dan tidak lagi melakukan hal seperti ini.




zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: