, Warga Mengira Kerdus Berisi Barang Berharga, Pas Dibuka Malah Lari Ketakutan ,Ternyata Isinya .. | Berita Terbaru

Warga Mengira Kerdus Berisi Barang Berharga, Pas Dibuka Malah Lari Ketakutan ,Ternyata Isinya ..

Warga Mengira Kerdus Berisi Barang Berharga, Pas Dibuka Malah Lari Ketakutan ,Ternyata Isinya ..

SEBARKANBERITA


Warga Mengira Kerdus Berisi Barang Berharga, Pas Dibuka Malah Lari Ketakutan ,Ternyata Isinya ..

SUMEDANG - Andi Ahmad Koswara (45) memilih lari dan meminta tolong setelah membuka bungkusan keresek warna putih, Jumat (2/11) pukul 09.30. Warga Babakanhurip, Kelurahan Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara sedang menyabit rumput di bawah jembatan Dano yang di bawahnya mengalir Sungai Cipeles.

Menurutnya, saat sedang menyabit rumput ia di bawah jembatan Dano, Jalan Tajimalela, Kelurahan Kotakaler, ia melihat ada bungkusan plastik keresek putih. “Bungkusnya masih utuh dan terikat. Saya sempat menyangka barang berharga,” kata Ahmad, Jumat (2/12).

Ia mengambil bungkusan kantung keresek itu dan membukanya. “Saat dibuka ternyata kepala bayi di dalamnya. Saya sempat lepaskan bungkusan tapi kemudian diambil lagi dan dibuka lebih lebar ternyata ada tangannya,” kata Ahmad yang memilih lari dan berteriak minta tolong kemudian lapor ke ketua RT setempat.

Baca juga : Wanita Ini Tega Buang Bayi yang Baru Dilahirkan Karena Hasil Hubungannya dengan Sang Paman

Temuan bayi ini membuat geger warga setempat. Jalan Tajimalela dipenuhi warga yang ingin melihat mayat bayi perempuan yang masih ada tali ari-ari dan dibuang di jembatan Dano. Mayat bayi perempuan itu dibungkus kaus perempuan, baju tidur dan kaus biasa kemudian dimasukan ke kantung keresek.

Diduga pelaku membuang bayi malang itu dari atas jembatan seperti warga yang membuang sampah. Di bawah jembatan memang menjadi tempat pembungan sampah. Lokasi ditemukan mayat bayi yang dibuang merupakan daerah yang sepi dan cukup jauh dari perkampungan.

“Bayi dilahirkan secara normal dan masih ada tali ari-arinya. Kemungkinan dia meninggal lebih dari satu hari atau 24 jam,” kata Kepala Puskesmas Kotakaler, Aan Sugandi di lokasi temu bayi.

Saat petugas dari puskesmas sedang melakukan pemeriksaan, beberapa warga berebut memotret mayat bayi perempuan ini. Mayat bayi dibawa unit identifikasi ke kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) untuk dilakukan visum.



zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: