, Paman Emosi dan Pukul ABG 14 Tahun Dengan Pipa Hingga Bilur-Bilur. | Berita Terbaru

Paman Emosi dan Pukul ABG 14 Tahun Dengan Pipa Hingga Bilur-Bilur.

Paman Emosi dan Pukul ABG 14 Tahun Dengan Pipa Hingga Bilur-Bilur.


SEBARKANBERITA


Paman Emosi dan Pukul ABG 14 Tahun Dengan Pipa Hingga Bilur-Bilur.

SAMARINDA. Emosi Onding langsung memuncak ketika bertemu dengan NF, anak baru gede (ABG) yang juga keponakannya. Tanpa basa basi, pria 43 tahun itu langsung menampar wajah NF hingga menyebabkan lebam.

Belum puas. Onding kembali memukuli NF. Kali ini dengan menggunakan pipa ledeng. Aksi pukul memukul itu dilakukan Onding sesampainya di rumah keluarga NF di Jalan Tanjung Arung, Kelurahan Magkupalas, Samarinda Seberang. Rentetan peristiwa itu terjadi, Kamis (15/9) pukul 04.00 Wita.

Pukulan pipa ledeng yang membabi buta membuat tubuh NF bilur-bilur. Remaja 14 tahun itu sama sekali tak melawan ketika pamannya yang ia kenal memiliki sifat baik, menjadi pemarah bahkan tega menganiayanya.

Perlakuan Onding pada NF bukan tanpa alasan. Keponakannya yang masih belia itu ternyata kabur dari Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Ironisnya NF meninggalkan suaminya begitu saja tanpa alasan yang jelas. Ya, meski masih belum cukup umur, namun NF sudah menikah.

Parahnya, NF yang kabur ke Samarinda rupanya menikah lagi degan pria lain yang diakuinya adalah pacarnya. Padahal saat dia menikah, NF merupakan istri orang. Dia memang sengaja kabur karena tak suka dengan perjodohan orangtuanya di pernikahannya yang pertama. Praktis secara agama, saat ini NF memiliki dua suami di usianya yang masih 14 tahun.

Baca juga : Diduga Rebutan Cowok, Siswi SMP ini Berkelahi di Jalan


Selama pergi meninggalkan kampung halamannya, NF dicari-cari Onding, salah seorang pamannya. Onding berusaha menemukan keponakannya itu dan mengembalikannya ke kampung halaman agar dapat berkumpul dengan suaminya yang pertama.

Selain berkeliling mencari keberadaan NF. Onding intens melakukan komunikasi dengan keluarganya di Samarinda Seberang. Setelah mendapatkan di mana selama ini NF berada, Onding pun berniat menjemput NF. "Tapi korban (NF, REd) menolak pulang ke kampung halamannya sehingga membuat pelaku (Onding, Red) kalap dan menghajarnya," kata Kapolsekta Samarinda Seberang Kompol Bergas Hartoko, melalui Kanit Reskrim Ipda Purwanto.

Onding pun akhirnya diciduk polisi di rumahnya setelah adanya pengaduan resmi NF. "Ditangkap Jumat (16/9) lalu di rumahnya. Dia mengakui menganiaya keponakannya itu dan resmi kami tahan serta dijerat Undang-undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak," pungkasnya.


zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: