, Miris , Alasan Minta Dipijit Oleh Sang Anak Yang Duduk Di Bangku SMA , Pria Ini Tega Cabuli Putri Kandungnya . | Berita Terbaru

Miris , Alasan Minta Dipijit Oleh Sang Anak Yang Duduk Di Bangku SMA , Pria Ini Tega Cabuli Putri Kandungnya .

Miris , Alasan Minta Dipijit Oleh Sang Anak Yang Duduk Di Bangku SMA , Pria Ini Tega Cabuli Putri Kandungnya .

SEBARKANBERITA


Miris , Alasan Minta Dipijit Oleh Sang Anak Yang Duduk Di Bangku SMA , Pria Ini Tega Cabuli Putri Kandungnya .

AMBON – Ayah yang seharusnya melindungi anak kandungnya malah tega berbuat tak senonoh pada sang anak.

Amar Ambon (32), warga Batu Merah, Kecamatan Sirimau, Ambon dilaporkan ke polisi karena mencabuli APA (15), anak kandungnya sendiri.

Aksi ini telah dilakukan pelaku berulang kali sejak tahun 2015.
Kelakukan bejat pelaku terakhir dilakukan pada awal Desember 2016.

Kasus ini terkuak setelah korban menceritakan perlakuan sang ayah kepada saudara sepupunya dan kemudian diceritakan kepada ibu korban.

Karena tidak terima, sang ibu lalu melaporkan perlakuan suaminya itu ke polisi.

Baca juga : Seorang Ibu mesum Dengan Anak Kandung Tertangkap Warga Di Aceh Timur Dan Dibawa Ke Wilayatul Hisbah ( Polisi Syariat) .

“Kasus ini terjadi dari tahun 2015 lalu. Awalnya korban dipanggil untuk memijat ayahnya. Setelah selesai memijat, pelaku lalu melancarkan aksinya,” ungkap Kasubbag Humas Polres Ambon dan Pulau-pulau Lease AKP Meity Jacobus, Jumat (23/12/2016).

Meity menjelaskan, korban yang masih duduk di bangku SMP itu tidak berani melaporkan pebuatan ayahnya karena takut.

Korban baru berani menceritakan segala derita yang dialaminya itu setelah sang ayah menghajarnya hingga babak belur.

“Kasus ini terungkap setelah korban dihajar pelaku lantaran dia bermain sampai lupa pulang ke rumah. Nah, dia kemudian cerita ke sepupunya dan dilanjutkan ke ibunya,” katanya.

Setelah dilaporkan ke polisi oleh sang ibu, pelaku langsung diciduk, Minggu (25/12/2016).
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui semua perbuatannya.

Dia lalu ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan di sel tahanan Polres Pulau Ambon.

“Akibat perbuatannya itu, pelaku dijerat dengan undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak pasal 82 junto pasal 287 junto pasal 290 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara,” ungkap Meity.







zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: