, Ibu dan Anak Tewas Dilindas Truk di Jombang Karena Motor Oleng Dan Jalan Rusak | Berita Terbaru

Ibu dan Anak Tewas Dilindas Truk di Jombang Karena Motor Oleng Dan Jalan Rusak

Ibu dan Anak Tewas Dilindas Truk di Jombang Karena Motor Oleng Dan Jalan Rusak

SEBARKANBERITA


Ibu dan Anak Tewas Dilindas Truk di Jombang Karena Motor Oleng Dan Jalan Rusak

Patut menjadi perhatian lebih pemerintah, atas fasilitas jalan yang digunakan untuk masyarakat umum. Karena telah banyak kasus kecelakaan diakibatkan jalan yang rusak ini. Seperti yang terjadi di Jawa Timur kali ini.

Seorang ibu bernama Anis Ambarwati (35) yang membonceng putranya, Gani Muhamad Pasa (8), warga Dusun Kalimati, Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito, Jombang, tewas dalam kecelakaan karena dilindas truk tak dikenal saat terjatuh menghindari jalan rusak berlubang di Jalan Raya Desa Jombok, Kecamatan Kesamben, Jombang, Provinsi Jatim, Jumat (16/12).

Pengemudi truk yang melaju dari arah timur selatan ke utara tidak memberikan pertolongan malah kabur dengan kecepatan tinggi.

“Truk yang menabrak kabur. Kita masih melakukan penyelidikan dan pengejaran,” ujar Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, Iptu Subadar dalam penjelasannya, semalam.

Baca Juga: Seorang ayah selfie dengan mayat anaknya yang tewas terlindas truk , apa yang di tulis sang ayah membuat netizen menangis

Menurut keterangan saksi mata, kecelakaan maut itu bermula ketika Ny. Anis yang mengendarai sepeda motor Honda Beat nopol S-6236-ZG membonceng anaknya, dari arah selatan ke utara. Ketika mendekati tempat kejadian perkara (TKP), korban melintasi jalan rusak yang berlubang. Ketika mencoba menghindari terperosok ke lubang jalan yang menganga lalu motornya oleng dan jatuh ke aspal jalan.

Bersamaan itu muncul truk dari arah belakang dan langsung melindasnya kedua korban karena jaraknya terlalu dekat. Menurut keterangan saksi mata, truk kabur melarikan diri ke arah timur menuju Mojokerto.


zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: