, Wanita Hamil 5 Bulan Dipaksa Suami Melacur, Jika Tidak Mau Dipukul , Tarifnya Rp 150 Ribu Sekali Kencan. | Berita Terbaru

Wanita Hamil 5 Bulan Dipaksa Suami Melacur, Jika Tidak Mau Dipukul , Tarifnya Rp 150 Ribu Sekali Kencan.

Wanita Hamil 5 Bulan Dipaksa Suami Melacur, Jika Tidak Mau Dipukul , Tarifnya Rp 150 Ribu Sekali Kencan.

SEBARKANBERITA


Wanita Hamil 5 Bulan Dipaksa Suami Melacur, Jika Tidak Mau Dipukul , Tarifnya Rp 150 Ribu Sekali Kencan.

JAKARTA - Erwina Boru Tampubolon (25), pekerja seks komersial (PSK) yang sedang hamil tujuh bulan menangis histeris menolak dipulangkan kepada orangtua dan suaminya di Kantor Dinas Sosial dan Tenaga Kerja DKI Jakarta, Sabtu (26/11/2016) dinihari.

"Aku enggak mau pulang, takut aku nanti bapakku suruh tinggal sama suamiku. Aku selalu dipukul, dipaksa menjadi pelacur. Aku mau dibawa saja ke panti sosial," ujarnya kepada petugas sembari menangis.

Ia menjelaskan, saban hari suaminya mengantarnya ke Taman Gajah Mada. Bila menolak, Indra akan memukul dan menampar serta melakukan tindakan kekerasan lainnya. Sehingga dia tidak berani untuk menolak permintaan suaminya untuk jadi PSK di pinggir jalan.

Baca juga : Petugas Tangkap Ibu Tiri Yang Jadikan Anaknya PSK Dan Dijual Kemucikari.

"Aku berdiri menjajakkan diri, sedangkan suamiku jadi tukang parkir sambil liat-liat pelanggan. Meskipun aku sedang hamil tetap melayani nafsu orang," ujarnya.

 "Tarif di jalan sekali kencan Rp 150 ribu. Sebenarnya aku enggak mau jadi lonte tapi dipaksa. Bila tidak berikan uang aku akan dipukuli," katanya.

Perempuan berkulit putih ini mengatakan, selama ini sudah berulangkali pulang ke rumah orangtua karena tidak sanggup menerima kekerasan dari suaminya.

Namun, ayahnya selalu mengusir dan memintanya untuk kembali ke indekos. "Selama ini aku kos sama suami. Kami kos di Jalan Pabrik Tenun. Aku sudah enggak tahan sama suamiku, aku dipaksa untuk jadi pelacur agar bisa beli sabu-sabunya," ungkapnya.

"Bila aku enggak kasih uang dipukul wajahku. Berulangkali aku pulang ke rumah orangtua, cuma bapak bilang malu digosipkan tetangga, borunya (anak perempuan) hamil kok pulang ke rumah. Makanya aku diusir, enggak boleh pulang," ujarnya.




zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: