, Video Percakapan Anak Sebatang Kara Ini Bikin Terenyuh: 'Ibu Meninggal, Bapak Kawin Lagi' | Berita Terbaru

Video Percakapan Anak Sebatang Kara Ini Bikin Terenyuh: 'Ibu Meninggal, Bapak Kawin Lagi'

Video Percakapan Anak Sebatang Kara Ini Bikin Terenyuh: 'Ibu Meninggal, Bapak Kawin Lagi'

SEBARKANBERITA


Video Percakapan Anak Sebatang Kara Ini Bikin Terenyuh: 'Ibu Meninggal, Bapak Kawin Lagi'

Bocah kecil ini sedang menjadi viral di media sosial.

Dia membuat sebuah pengakuan yang membuat netizen terenyuh.

Tak ayal, selama ini dirinya tinggal sendiri di sebuah kebun.

Tinggal sebatang kara di sebuah gubuk.

Tanpa ada ibu, ayah dan nenek.

Kala hujan, dia kedinginan di atas tikarnya yang sudah mulai lapuk.

Pengakuannya itu terekam dalam sebuah video yang diposting oleh akun jejaring sosial Facebook milik Fitri Putri Olivia.

Dia mengunggah video dan tiga foto dari anak itu.

Semua tersebut 'disundul' pada Selasa (15/11/2016), sekitar tujuh jam lalu.

Tapi sampai dengan saat ini sudah 11 ribu kali dibagikan dan mendapat delapan ribu like.

Videonya sendiri sudah 430 ribu kali tayang.

Dalam video itu, bocah yang belum diketahui namanya itu menceritakan bagaimana kisah hidupnya selama ini.

Dia hanya mengenakan kemeja lusuh warna kuning.

Sambil bercerita, bocah yang belum diketahui namanya itu sambil meminum minumana yang didalam plastik.

Dia juga membuat sebuah karung.
Wanita: kamu tinggal dimana
Anak Kecil: tinggal di kebon
Wanita: mamamu kemana
Anak Kecil: meninggal
Wanita: meninggal kenapa ?
Anak Kecil: jantung
Wanita: bapakmu kemana ?
Anak Kecil: Kawin lagi
Wanita: kamunya ta tinggal
Anak Kecil: aku diusir dari rumah
Wanita: nenekmu kemana
Anak Kecil: nenek meninggal
Wanita: mamamu dikubur dimana
Anak Kecil: di kober
Anak Kecil: tinggalnya di kebon, di gubuk
Anak Kecil: pake tiker
Anak Kecil: sendiri
Wanita: makannya dapat dari mana
Anak Kecil: dari ini (menunjuk karung)
Wanita: sekarungnya dapat berapa ?
Anak Kecil: Tiga ribu sama goceng


Seperti itu percakapan antara wanita yang merekam video berdurasi singkat tersebut.
Anak ini hidup sebatang kara.

Ibunya sudah meninggal kena penyakit jantung dan dimakamkan di TPU kober Cakung, Jakarta Timur.

Sementara, berdasarkan pengakuan anak tersebut, bapaknya menikah lagi.

Parahnya, anak ini diusir sama bapaknya dan anak ini tinggal seorang diri cari nafkah buat makan sehari hari dari botol bekas.

"1 karung botol bekasnya di hargai 3 ribu sama Goceng = 8000. Anak ini tinggal di gubuk kebon PIK cakung jakarta timur. bodohnya saya gak nanya nama anak ini siapa," tulis Fitri.

"Ya Allah lindungi lah anak ini berikanlah kesehatan dan murahkan lah rizki nya Ya Allah Ya Rohman Aamiin," ujar Fitri.

Seperti keterangan yang ditulis dalam postingan tersebut.



Namun, Selasa (15/11/2016), Fitri memperbarui kabar terkait nasib anak tersebut.
"Alhamdulillah anak ini sudah di tangani sama dinas sosial DKI jakarta.. terimakasih Ya Allah," ujar Fitri.

Nasib anak tersebut juga diunggah oleh akun Facebook milik Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta.

"Nama anak : muhammad nurseha umur 10 tahun. Anak terakhir dari 4 bersaudara. Keluarga pemulung di PIK. Berawal dari postingan di facebook tentang anak yang memulung sendiri, sebatang kara, tinggal di gubug di daerah PIK Penggilingan Cakung. Tim dari Yayasan Balarenik berinisiatif menelusuri lokasi memulung dan tempat tinggalnya. Akhirnya ditemukan di salah satu rumah pemulung. Anak ini sudah 1 bulan tinggal di rumah ibu Yuli, setelah kabur dari orang tuanya.

Selanjutnya tim Balarenik, KDSK Cakung, dan P3S bersama2 melakukan penelusuran orang tuanya. Berhasil ditemukan. Setelah berbicara dengan ayahnya, disepakati anak tsb akan dirujuk ke PSAA Klender."

"Alamat @PSAA Putra Utama 1 Klender ada di jl. H. Maisin Kampung Bulak Klender Jaktim. Silakan berkunjung ke sana menjenguk Nurseha."

Berikut tulisan yang tertera di Facebook milik Dinsos Provinsi DKI Jakarta.



zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: