, Video - Lokasi Penggerbekan Sabu 18 Kilogram, Hanya Berjarak 300 Meter Dari Pos Polisi Alianyang | Berita Terbaru

Video - Lokasi Penggerbekan Sabu 18 Kilogram, Hanya Berjarak 300 Meter Dari Pos Polisi Alianyang

Video - Lokasi Penggerbekan Sabu 18 Kilogram, Hanya Berjarak 300 Meter Dari Pos Polisi Alianyang

SEBARKANBERITA

Video - Lokasi Penggerbekan Sabu 18 Kilogram, Hanya Berjarak 300 Meter Dari Pos Polisi Alianyang

PONTIANAK - Personel Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak, berhasil menangkap Sabu seberat 18 Kg dan 23.400 butir pil Happy Five.

Penangkapan tersebut berlokasi di rumah nomer 62 Gang Amal,  Jalan KH Wahid Hasyim, RT 002/ RW 001, Kelurahan Tengah, Kecamatan Pontianak Kota, Minggu (6/11/2016) sekitar pukul 17.20 WIB.

Ternyata lokasi rumah yang digrebek oleh Jajaran Polresta Pontianak, hanya berjarak sekitar 300 meter dari Pos Polisi Alianyang.

Diketahui ternyata yang ditangkap oleh pihak kepolisian tersebut adalah Khong Yiau Hieng alias Ahieng (35) dan Lee Sing Chua alias Achien (33).

Saat tribunpontinak.co.id, menyambangi lokasi tampak rumah yang menjadi TKP penangkapan diberi garis polisi.

Warga setempat yang tidak mau menyebutkan namanya karena merasa tidak enak, menyebutkan bahwa sebelum dilakukan penggrebekan oleh polisi sempat ada mobil yang keluar terlebih dahulu.
"Polisi kan grebeknya sekitar jam 5, dan kalau tak salah sekitar jam 2 gitu sudah ada mobil yang keluar dan itu kita kira juga sudah membawa barang itu (Sabu)," ujarnya.

Disampaikannya lagi, jika memang mobil yang satu itu tidak keluar duluan pasti polisi akan lebih banyak lagi menangkap barang itu.

Dirinya juga menceritakan, bahwa yang ditangkap merupakan orang Malaysia dan menikah di Pontianak.

"Kalau yang ditangkap itu kan menantunya, yang orang Malaysia. Tapi rumah itu memang punya menantunya itu yang kena tangkap," ungkapnya.

Warga yang tidak mau menyebutkan namanya ini juga menambahkan bahwa sosialisasi keluarga yang ditangkap karena memiliki Sabu 18 Kg itu tidak ada masalah, bahkan ikut arisan bersama-sama di Gang Amal tersebut.

Diceritakannya lebih lanjut, jika warga juga curiga dengan pihakkeluarga yang ditangkap tersebut, karena selama empat tahun terakhir kekayaan meningkat tajam, bahkan memiliki rumah senilai Rp 5 miliar di Jalan Sumatra dan memiliki rumah mewah di Malaysia.

Padahal dikatakannya lebih lanjut dulu kehidupannya tidak begitu, dan selama empat tahun terakhir ini meningkat drastis dan hampir setiap bulan keluar negeri. Bahkan mobil juga sering berganti.

Yang membuat warga semakin curiga adalah, rumah tersebut listriknya sudah tidak ada, tapi mobil-mobil mewah sering datang saat siang hari.

"Kita pun curiga bang, karena mobil mewah tu selalu datang tiap hari padahal rumah ini kalau malam itu gelap gulita karena sudah tidak ada listriknya. Mungkin dia bongkar muat barang itu (Sabu) kali, biar warga sini nda curiga jadi siang-sianglah," ujarnya.

Tetangga yang lainnya juga tidak mau menyebutkan namanya, menyampaikan hal yang hampir serupa bahwa seblum digrebek polisi sempat ada mobil mewah yang pergi dan dirinya menuturkan jika sebagian Sabu tersebut pasti sudah dibawa dengan mobil tersebut.

"Luar biase kaya e tu bang, empat tahun terakhir inilah. Kita juga tidak tahu dia kerja apa setiap bulan kelaur masuk Malaysia. Dia sih ngakunya ada toko aksesoris di Malaysia," ujarnya.

Dirinya pun berdoa agar polisi bisa mengungkap peredaran narkoba oleh jaringan tersangka yang juga merupakan tetangganya itu dan polisi juga harus bergerak cepat untuk menangkap sebagian Sabu  yang dikira telah dibawa keluar sebelumnya.






zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: