, Seorang PNS Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Bangka Belitung dengan Kaki Tertimpa Motor. | Berita Terbaru

Seorang PNS Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Bangka Belitung dengan Kaki Tertimpa Motor.

Seorang PNS Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Bangka Belitung dengan Kaki Tertimpa Motor.

SEBARKANBERITA


Seorang PNS Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Bangka Belitung dengan Kaki Tertimpa Motor.

BANGKA - Sesosok mayat ditemukan di kebun sawit di RT Sinarpanca Dusun Penyamun, Desa Penyamun, Kecamatan Pemali, Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (12/11/2016) siang.

Kondisi mayat berjenis kelamin pria ini, telungkup dan bagian kaki tertimpa motor dinas plat merah.
Kabar tentang penemuan mayat, menyebar ke pelosok dusun.

Warga berbondong-bondong mendatangi lokasi tersebut.

"Wew..ada mayat...ada orang mati di kebon sawit," kata warga berdesakan ingin melihat keadaan pria yang tergeletak tak bernyawa tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Pemali Ipda Harry Frizko dan anggota, bersama tim indetifikasi Reskrim Polres Bangka langsung bergegas ke lokasi kejadian.

Polisi mengamankan tempat kejadian dan memeriksa kondisi mayat.

"Kita amankan dulu TKP, untuk memeriksa kondisi korban," kata Kapolsek, seraya meminta warga menjauh saat polisi sedang olah TKP.

Belakangan mayat tersebut diketahui bernama DM Napitupulu.

Belum diketahui, penyebab kematian korban, karena hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian (TKP).

Kapolsek Pemali Ipda Harry Frizko ditemui di lokasi kejadian, Sabtu (12/11/2016).memberikan kepastian soal identas mayat ini.

"Dari KTP dan SIM yang kita temukan di sakunya, tertulis namanya DM Napitupulu, kelahiran Lumban Batu, 19 Agustus 1958," kata Kapolsek.

Pria ini sesuai statusnya di KTP, berstatus PNS dan berdomisili di Jalan Perbakin Nomor 39 Paritpadang Sungailiat.

"Mengenai penyebab kematiannya, kita masih selidiki," kata Kapolsek.


zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: