, Waduh, Gadis 17 tahun ini Digilir Oleh 2 Pacarnya sampai Hamil, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab? | Berita Terbaru

Waduh, Gadis 17 tahun ini Digilir Oleh 2 Pacarnya sampai Hamil, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

Waduh, Gadis 17 tahun ini Digilir Oleh 2 Pacarnya sampai Hamil, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?

SEBARKANBERITA


Waduh, Gadis 17 tahun ini Digilir Oleh 2 Pacarnya sampai Hamil, Siapa yang Harus Bertanggung Jawab?
Dunia sudah tua", itulah lontaran kalimat dari orang-orang sekitar kita yang sering terngiang ditelinga, saat mendengar berita yang miris, baik itu suatu tindak pelecehan dan kriminal lainya.

Kali ini ada suatu kejadian yang membuat geleng-geleng kepala. Bunga -nama samaran- mengatakan memiliki dua pacar, dan sudah melakukan hubungan suami istri dengan keduanya hingga hamil.

Orangtua Bunga pun melaporkan kejadian ini ke Polrestabes Surabaya. Kasubag Humas Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi (Kompol) Lily Djafar mengatakan dua pacar Bunga kini sudah dibekuk.

Dua pria yang dilaporkan masing-masing, Andri Septiawan (19), Warga Jalan Sidoyoso dan Lucky (21), warga Jalan Tambak Asri, Surabaya.

Bunga sendiri masih berumur 17 tahun dan masuk kategori di bawah umur. Lily menjelaskan Andri panik setelah mengetahui korban hamil. Korban berbadan dua setelah aksi terlarang itu berulang kali terjadi.

Bahkan tidak hanya di rumah korban, Andri juga menyet*buhi korban di salah satu kos di Jalan Rembang, Surabaya.

“Dalam sebulan menjalani hubungan itu, setidaknya korban sudah digauli hingga 15 kali oleh tersangka,” jelasnya.

Belum selesai penderitannya, korban mendapat perlakuan yang sama ketika menjalin hubungan dengan tersangka Lucky.

Meski baru kenal seminggu, namun korban sudah digauli setiap hari di sebuah kos di Jalan Benowo. Sikap Lucky pun berubah setelah mengetahui korban hamil.

Mantan kasubag Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak ini menambahkan setelah berulangkali digauli, korban akhirnya hamil.

Mengetahui hal itu, Andri lantas panik hingga akhirnya meninggalkan korban dan tidak mau bertanggung jawab.

bertangung jawab,” terang Kompol Lily Djafar dilansir oleh tim sebarkanberita.com.

Belum selesai penderitannya, korban mendapat perlakuan yang sama ketika menjalin hubungan dengan tersangka Lucky.

Meski baru kenal seminggu, namun korban sudah digauli setiap hari di sebuah kos di Jalan Benowo. Sikap Lucky pun berubah setelah mengetahui jika korban hamil. Dia juga berniat melarikan diri, namun keburu ditangkap polisi.

“Korban mengenal Lucky melalui salah sambung telepon,” terangnya.

Kasus ini terungkap setelah orang tua korban mengetahui gelagat aneh korban yang nampak murung dan ketakutan.

Setelah diselidiki dan ditanya, korban mengaku jika dirinya hamil. Mengetahui hal itu, orang tua yang tidak terima langsung melaporkan kasus ini ke polisi.

Saat diperiksa, Andri membantah jika dirinya tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya.

Sebab menurutnya, Mawar lah yang meninggalkannya dengan alasan ikut pria lain yang lebih mantap dan bertangung jawab. Padahal dia juga siap bertanggung jawab atas perbuatannya.

“Saya sudah siap bertanggung jawab, tapi dia malah memilih pria lain,” terangnya.

Sementara itu, Lucky mengaku tidak tahu jika korban sudah mengandung anaknya Andri. Dia juga tidak mengenal Andri.

Untuk itulah dia akhirnya mengajak pacaran dan menyet*buhi korban setiap hari selama seminggu.

“Saya baru mengetahui korban hamil dan mengenal Andri setelah saya ditangkap ini,” jelasnya.

Orangtua saat ini harus lebih bisa memahami anak, agar tak salah bergaul. Pada era seperti ini banyak sekali hal yang dapat menggoyahkan iman remaja. Karena itu bimbingan orangtua sangat diperlukan.




zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: