, Jessica Kumolo Wongso Mengatakan Ia 'Dipaksa' Mengaku oleh Kombes Khrisna Murti Saat di Tahanan Polisi. | Berita Terbaru

Jessica Kumolo Wongso Mengatakan Ia 'Dipaksa' Mengaku oleh Kombes Khrisna Murti Saat di Tahanan Polisi.

Jessica Kumolo Wongso Mengatakan Ia 'Dipaksa' Mengaku oleh Kombes Khrisna Murti Saat di Tahanan Polisi.

SEBARKANBERITA


Jessica Kumolo Wongso Mengatakan Ia 'Dipaksa' Mengaku oleh Kombes Khrisna Murti Saat di Tahanan Polisi.

JAKARTA  -  Jessica Kumolo Wongso, terdakwa kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, menceritakan sejumlah peristiwa 'kurang manusiawi' kala ditangani polisi dari Polda Metro Jaya.
Hal itu dikatakan Jessica dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (28/9/2016) malam.

Jessica menceritakan pula saat dia ditemui Kombes Khrisna Murti yang saat itu menjabat Direskrimum Polda Metro Jaya.

"Hari minggu Bapak Khrisna Murti masuk (ruang tahanan)," kata Jessica.

Tak lama kemudian Jessica mengaku dibawa ke satu ruangan lalu mereka berdua duduk berhadap-hadapan.

'Pintu dibuka lalu di depannya kayak ada pintu penjaga," tutur Jessica.

Jessica tidak tahu itu ruangan apa sebab orang lain yang berada di depannya tidak bisa mendengar percakapan mereka.

Menurut Jessica, Khrisna Murti mengaku lama bekerja di PBB di New York Amerika Serikat.
Lalu, Khrisna Murti bicara kucing peliharaannya yang di-like ribuan orang di Facebook-nya.

Juga, lanjut Jessica, Khrisna Murti bilang pernah menembak teroris.

Jessica lalu mengaku 'dipaksa' mengaku membunuh Mirna.

'Saya diam saja. Lalu dia (Khrisna Murti) bilang ngaku saja, ada CCTV ada kamu naruh racun di minuman Mirna," kata Jessica.

Kata Jessica, Khrisna Murti mengatakan kalau mengaku membunuh Mirna maka hukumannya paling tujuh tahun penjara. Dan tak lama kemudian menyinggung soal pengacaranya yang juga sepupunya dan tidak bisa berbuat apa-apa saat itu karena statusnya tersangka di Surabaya.

'Saya diam saja tapi saya stres," kata Jessica.

"Saya bingung, saya bengong. Orang ini (Khrisna) nyuruh saya ngaku apa," kata dia.

'Saya diam saja tapi saya stres," Jessica melanjutkan.

Dimasukkan Ruangan

Sebelum diajak bicara Khrisna Murti, menurut Jessica dia dibawa ke kantor polisi lalu dijebloskan ke dalam ruangan sempit dan pengap 1,5 x 2 meter tanpa lobang udara.

Di dalam ruangan kotor yang berisi kecoa itu, Jessica disuruh  oleh seseorang melepas celana panjang yang dikenakan lalu disuruh polisi memakai celana pendek yang telah disediakan.

"Saya bingung itu ruangan apa," kata Jessica.

"Saya takut sekali," kata Jessica yang mulai menitikkan air mata.

Di depan majelis hakim, Jessica mengaku stres dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Kuasa hukumnya, Otto Hasibuan, bertanya. "Diperlakukan begitu apa tidak benci?"

"Tidak, Saya mendoakan mereka," jawab Jessica.

"Tidak dendam?" tanya Otto lagi.

"Tidak, saya tidak dendam. Terserah mereka itu urusan mereka dengan yang di Atas (Tuhan)," jawab Jessica.

Dia mengaku saat itu sangat sedih.

"Saya tidak tahu kenapa diperlakukan begitu. Saya kuat dan berusaha kuat, mendoakan mereka (polisi)," ujar Jessica.





zyngaqq sboqq photo AB230x90gif_zps839436ce.gif
Share on Google Plus

About beritagosip

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 comments: